Persebaya Surabaya

Profil & Statistik Robertino Pugliara, Gelandang Persebaya Surabaya

Nama Robertino Pugliara tentu tak asing lagi di kancah persepakbolaan di Indonesia, karena pernah memperkuat tim-tim Indonesia

Profil & Statistik Robertino Pugliara, Gelandang Persebaya Surabaya
surya/habibur rohman
Gelandang Persebaya Robertino Pugliara (kiri) saat latihan di Stadion Jenggolo Sidoarjo. 

SURYA.co.id I SURABAYA – Nama Robertino Pugliara tentu tak asing lagi di kancah persepakbolaan di Indonesia, karena pernah memperkuat tim-tim Indonesia, dan terakhir kini dirinya memperkuat Persebaya Surabaya.

Pemain kelahiran Buenos Aires, 21 Februari 1984 itu bergabung bersama Persebaya Surabaya sejak awal musim pada turnamen pramusim Piala Presiden yang lalu. Dirinya di datangkan dari klub Pune City Fc India untuk mengisi lini tengah di tim bajul ijo.

Debut pertama dirinya bersama Persebaya adalah ketika melawan Madura United di ajang turnamen pra musim Piala Presiden, dimana Persebaya mampu mengalahkan tim tamu nya itu dengan kemenangan tipis 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo.

Pemain berusia 34 tahun itu merupakan pemain berposisi sebagai gelandang serang di tim Persebaya, di lini tengah dirinya berduet dengan M Hidayat atau Misbakus Solikin sebagai pengatur serangan dari berbagai lini untuk mensuplai aliran bola ke lini depan.

Mantan pemain Persib Bandung tersebut memiliki kemampuan yang mumpuni dalam mengatur aliran bola di lini tengah, disertai dengan skill yang baik untuk melewati lawan dan daya jelajah yang tinggi di lapangan di setiap pertandingan yang dilakoninya.

Robertino adalah gelandang serang yang bertipikal sebagai pemain yang mampu mengobrak-abrik lini tengah lawan dan mampu mengirim umpan-umpan terobosan ke lini depan dengan memanfaatkan celah yang ada, hingga dapat memanjakan striker untuk menciptakan gol.

Pemain bernomor punggung 10 di tim Persebaya, selalu menjadi pemain kepercayaan pelatih untuk mengisi lini tengah dan menjalankan peran nya itu dengan baik. Rebertino juga kerap tampil nggeyel dan berani seperti ciri khas permainan Persebaya di lini tengah tim bajul ijo, meski usia nya sudah menginjak 34 tahun.

Sebagai seorang gelandang serang, dirinya memiliki mobilitas pergerakan yang tinggi, ditambah lagi dirinya juga mampu mengatur tempo aliran bola di lini tengah, kapan waktu nya menyerang dan kapan untuk bertahan.

Dirinya juga kerap memamerkan skill kemampuan dribling nya untuk melewati lawan serta umpan satu dua yang akurat. Gaya permainan dirinya berciri khas seperti permainan Argentina yang mengandalkan umpan-umpan pendek dan sesekali melakukan dribel.

Sampai dengan sejauh ini, performa dirinya bersama Persebaya Surabaya bisa dikatakan memiliki peranan penting dan kontribusi yang berarti bagi tim kebangaan warga Surabaya itu. Dirinya berhasil  mencetak satu gol dan 2 assist di kompetisi liga 1.

Halaman
1234
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved