Citizen Reporter
Kolam Renang ini Ada di Tengah Hutan
Awal 2018, wisata itu resmi dibuka dengan biaya masuk Rp 2.000 dan buka setiap hari mulai pukul 10.00-16.30.
Sebagai The Heart of East Java, Kabupaten Malang menawarkan destinasi wisata alam yang patut dikunjungi. Salah satunya adalah wisata alam Sumber Nyolo di Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang yang memiliki ciri keunggulan ratusan pohon besar di dalam area.
Sumber Nyolo berarti sumber yang hidup. Sumber yang tiada habis. Itu seperti dijelaskan Abdullah, salah seorang petugas di wisata Sumber Nyolo, Senin (9/7/2018).
“Sumbernya ini tetap ada dan tidak pernah habis. Airnya tersimpan di perakaran pohon tua dan membuat udara segar selalu terjaga,” tutur pria asli Malang itu.
Dengan melimpahnya air, warga berinisiatif menata tempat itu pada 2017 menjadi kolam renang dan wisata yang terbuka untuk umum. Awal 2018, wisata itu resmi dibuka dengan biaya masuk Rp 2.000 dan buka setiap hari mulai pukul 10.00-16.30.
“Saat ini masih tahap pengembangan wisata, tetapi pengunjung sudah boleh masuk dengan komitmen menjaga kebersihan karena banyak pohon berusia tua dilindungi,” tambahnya.
Meski tergolong wisata yang baru dibuka, namun fasilitas wisata sudah lengkap. Itu bisa dilihat dari parkir, keamanan, gazebo, warung makan, tempat sampah, toilet, dan fasilitas utama kolam renang yang mulai ditata.
Air kolam berasal dari sumber. Kolam renangnya terbagi menjadi dua. Kolam untuk anak-anak di sebelah luar dengan kedalaman kurang dari 1 meter dan kolam untuk dewasa dengan kedalaman antara 1,20 meter-1,90 meter. Pengunjung bisa menikmati kolam renang yang jernih tanpa takut iritasi karena kebersihan air selalu terjaga.
Apabila pengunjung sudah selesai berenang, bisa berjemur sekaligus menikmati rindangnya pohon langsung di gazebo yang tersedia. Pohon-pohon besar dan memiliki kolam renang di tengah ratusan pohon itulah yang membuat Sumber Nyolo tiada duanya.
Edwin Syachputro, salah seorang pengunjung menyampaikan, keindahan Sumber Nyolo berawal dari banyaknya pohon besar di sekitar kolam. Itu berarti ketersediaan air dan oksigen juga terjaga.
“Saya ke sini untuk berenang dan menikmati sensasi pohon tua. Ternyata benar, sangat mengasyikan berenang di tengah hutan dengan pemandangan berbagai pohon besar,” pungkas lelaki asal Kota Batu itu.
Nova Anggraeni
Mahasiswa Jurusan Agronomi
Universitas Muhammadiyah Malang
umm.anggareni.2014@gmail.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/sumber-nyolo_20180721_200744.jpg)