Lga 1
Taklukkan PSMS Medan 1-0, Gomes Sebut Hasil Itu Buah Kerja Keras Pemain
Madura United FC menaklukkan tamunya, PSMS Medan 1-0 lagapekan ke-14 Liga 1 di Stadion Gelora Ratu Pemelingan (SGRP), Pamekasan.
Penulis: Khairul Amin | Editor: Parmin
SURYA.co.id I PAMEKASAN – Madura United FC menaklukkan tamunya, PSMS Medan 1-0 lagapekan ke-14 Liga 1 di Stadion Gelora Ratu Pemelingan (SGRP), Pamekasan, Minggu sore (8/7/2018).
Gol Madura United FC dicetak oleh Beto di menit 6 memanfaatkan umpan daerah dari Zah Rahan.
Kemanangan ini memutus hasil buruk Madura United FC di lima laga terakhir Liga 1 2018, dimana 3 kali kalah dan 2 laga lain berakhir imbang.
“Kemenangan ini berhasil kita raih setelah lama Madura tidak bertemu dengan jalur kemenangan. Kemenangan ini sangat penting bagi kita semua,” ungkap pelatih kepala Gomes de Oliviera usai laga.
Pelatih berkebangsaan Brasil itu menyebut, kemenangan tersebut buah dari kerja keras para pemain, utamanya kerena memang di laga itu terik matahari sangat panas.
“Pemain bekerja keras, panasnya luar biasa di babak pertama, itu menguras tenaga pemain, tapi mereka terus bermain dengan maksimal kerena mereka tau harus memenangkan pertandingan, mereka keluarkan semua tenaga,” terangnya.
Permainan impresif yang ditunjukkan timnya di awal babak pertama sehingga berbuah gol diakui Gomes itu merupakan instruksi dari dirinya. Bahkan, pelatih berumur 55 tahun bersebut minta pemainnya jangan terlalu irit menyimpan tanaga untuk babak kedua.
“Memang saya minta pada pemain untuk tampil habis-habisan, tidak ada istilah menyimpan tenaga untuk babak kedua atau apa, lakukan yang harus dilakukan sekarang dibabak pertama, dan mereka lakukan dengan baik, karena perjuangan mereka kita bisa mendapat kemenangan hari ini,” imbuhnya.
Namun, akibat menerapkan strategi seperti itu, skuat Madura United FC di babak kedua sedikit mengalami penurunan performa, untuk mengatasi Itu Gomes menggunakan 3 jatah pergantian pemain.
“Kita punya 3 pergantian, kita pakek semua untuk membantu mereka dengan semangat dan menciptakan peluang. Maitimo, Rizky, dan Asep saya masukkan, mereka jadi satu lagi, masuk 5 menit berjuang untuk Madura tidak ada malas-malasan,” tegas Gomes.
Sedang Djajang Nurjaman, pelatih kepala PSMS Medan menyebut kekalahan timnya lebih pada kecolongan di menit-menit awal, padahal dirinya sudah mewanti-wanti secara khusus sebelum laga.
“Sayang sekali gol terjadi di menit-menit awal, dimana merupakan menit-menit krusial, padahal saya sudah sampaikan pada pemain untuk berhati-hati di menit-menit itu, tapi apa boleh buat, kami lengah juga,” terangnya.
Meskipun kalah, mantan pelatih Persib Bandung itu menilai kekalahan timnya lebih pada kurang beruntung, karena setelah terjadinya gol di menit awal, skuat asuhannya memberikan perlawanan berarti dan menciptakan banyak peluang.
“Kekalahan ini lebih pada kurang beruntung saja, karena setelah terjadinya gol kami bisa memberikan perlawanan yang baik dengan menciptakan beberapa kali peluang, sayang peluang itu belum bisa berbuah gol, ini yang akan terus kami benahi kedepan,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/gomes-de-oliviera_20180707_192605.jpg)