Travel
Perkebunan Teh Sirah Kencong Blitar, Air Terjun dan Puncaknya Instagramable Banget!
Wisata alam perkebunan teh Sirah Kencong yang terletak di lereng Gunung Kawi.
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | BLITAR - Selain pantai, Blitar juga memiliki tempat wisata alam yang tak kalah indah dan menarik.
Salah satunya, wisata alam perkebunan teh Sirah Kencong yang terletak di lereng Gunung Kawi.
Perkebunan teh Sirah Kencong tepatnya berada di Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar.
Lokasinya sekitar 12 kilometer ke arah utara dari pusat kota Wlingi.
Tempat wisata ini menyuguhkan hawa sejuk dan hamparan kebun teh.
Setidaknya, ada tiga spot wisata di Sirah Kencong.
Yakni, air terjun Sirah Kencong, puncak Sirah Kencong, dan Wukir Negoro.
Spot Wukir Negoro ini merupakan tempat untuk foto-foto pengunjung.
Banyak spot foto menarik di Wukir Negoro.
Di antaranya, wisata petik teh, camp area, puncak butak, brak papat, gardu pandang, dan spot berburu sunset.
"Tapi jaraknya lumayan jauh dari loket, perjalanan sekitar 30 menit dengan jalan kaki. Makanya, meski banyak spot menarik, tempat itu jarang didatangi pengunjung, karena jauh," kata petugas loket perkebunan teh Sirah Kencong, Bahtiar Rifai, pekan lalu.
Menurut Rifai, para pengunjung paling banyak ke spot air terjun dan puncak Sirah Kencong.
Pengunjung melepas penat dengan menikmati hawa sejuk di air terjun dan puncak Sirah Kencong.
Biasanya, mereka juga berfoto-foto dengan latar air terjun dan alam yang indah.
Lokasi Sirah Kencong yang berada di lereng Gunung Kawi dengan ketinggian 1.179 meter dari permukaan laut membuat udara di lokasi masih dingin.
"Harga tiket masuknya hanya Rp 5.000 per orang plus parkir kendaraan Rp 2.000," ujar Rifai.
Tak hanya itu, pemandangan di sepanjang jalan menuju ke perkebunan Sirah Kencong juga tak kalah menarik.
Dari bekas Kawedanan Wlingi atau sebelah timur jembatan Kali Lekso, pengunjung menuju ke arah utara sampai masuk Desa Ngadirenggo.
Sepanjang perjalanan itu, pengunjung akan disuguhi hamparan sawah di kanan kiri jalan.
Setelah melewati hamparan sawah, pengunjung akan memasuki permukiman penduduk.
Setelah permukiman penduduk ini, pengunjung akan masuk hutan sengon di wilayah Desa Ngadirenggo.
Pengunjung akan merasakan hawa sejuk saat melintasi hutan sengon.
Namun, setelah hutan sengon, kondisi jalan rusak. Kondisi jalan masih proses perbaikan.
Sebagian badan jalan sudah dibeton. Tetapi, sebagian lagi masih berupa makadam.
Pengunjung yang naik sepeda motor harus hati-hati saat melintas wilayah itu.
Setelah melewati jalan rusak, pengunjung akan masuk pos jaga perkebunan kopi Widji Ombo.
Sepanjang perjalanan pengunjung dapat melihat pohon kopi di kanan kiri jalan.
Kondisi jalan saat melintas di perkebunan kopi sudah lumayan bagus.
Mendekati lokasi Sirah Kencong, kondisi jalan juga sudah dilebarkan. Sebagain jalan juga sudah selesai dibangun dengan bahan beton.
Persis di bawah Sirah Kencong, pengunjung juga dapat melihat peternakan sapi. Peternakan sapi itu baru dibangun di lokasi.
Pengunjung dapat melihat kandang-kandang sapi dari jalan menuju ke Sirah Kencong.
Seorang pengunjung, Fedora Ilona (16), mengatakan tempat wisata perkebunan teh Sirah Kencong memang indah.
Menurutnya, Sirah Kencong bisa menjadi wisata alam andalan di Kabupaten Blitar.
Bagi masyarakat yang ingin refreshing di alam tidak salah datang ke Sirah Kencong.
Namun, kata pemuda asal Talun, Kabupaten Blitar, ini akses jalan menuju tempat wisata perlu diperbaiki.
Masih ada ruas jalan menuju ke lokasi yang kondisinya rusak parah.
Kondisi jalan sulit dilewati mobil maupun sepeda motor.
"Sebagian jalannya memang sudah bagus, tapi masih ada yang rusak parah. Sebenarnya jarak tempat wisata dekat, tapi karena sebagian jalan kondisinya masih rusak, akhirnya perjalanan ke lokasi terasa lama," katanya.
Dia baru kali pertama datang ke Sirah Kencong.
Dia tertarik datang tempat wisata itu karena banyak foto-foto spot wisata Sirah Kencong yang beredar di media sosial.
Foto-foto wisata Sirah Kencong yang diunggah warganet di media sosial terlihat bagus-bagus.
"Tempatnya memang indah, hanya itu, akses jalan perlu segera diperbaiki," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/air-kencong_20180707_090513.jpg)