Selasa, 14 April 2026

Berita Bangkalan Madura

Sepekan, Warga Madura 'Sumbang' Rp 1,7 Miliar ke Suramadu

Hanya sepekan, warga Madura mampu menyumbang pendapatan Jembatan Suramadu hingga Rp 1.759.815.000 atau Rp 1,7 miliar.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Eben Haezer Panca
surabaya.tribunnews.com/ahmad faisol
Petugas Mobil Reader 'door to door' melakukan transaksi ke setiap pengendara guna mengurai kemacetan di Gerbang Tol Suramadu sisi Madura, Rabu (20/6/2018) 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Hanya sepekan, warga Madura mampu menyumbang pendapatan Jembatan Suramadu hingga Rp 1.759.815.000 atau Rp 1,7 miliar. Uang sebesar itu dihabiskan warga Madura untuk membayar tol Suramadu selama arus mudik Idul Fitri.

Setiap pengendara roda empat (R4) tujuan Madura membayar harga tiket di loket Jembatan Suramadu sisi Surabaya senilai Rp 15 ribu. Sedangkan pemudik berkendaraan roda dua (R2) tidak dikenai biaya.

Adapun total jumlah pengendara roda empat (R4) yang melintasi Jembatan Suramadu dari sisi Surabaya terhitung H-7 Jumat (7/6/2018) hingga Idul Fitri Jumat (15/6/2018) mencapai 117.321 unit.

Jika dihitung hingga Selasa (19/6/2018) atau H+4 Idul Fitri, pendapatan Jembatan Suramadu memcapai Rp 2.676.360.000 atau Rp 2,6 miliar. Dengan total jumlah R4 mencapai 178.428 unit.

Data yang dihimpun Surya, peningkatan arus mudik tahun ini mulai terjadi sejak H-3 hingga H-1 lebaran. Di mana pada H-3 jumlah R4 mencapai 49.177 unit.

Jumlah pemudik R4 meningkat pada H-2 yang mencapai 61.423 unit. Puncak arus mudik R4 terjadi pada H-1 dengan jumlah mencapai 69.169 unit R4.

Kepala Tolgate Jembatan Suramadu Mujiono mengungkapkan, arus R4 hanya mencapai kisaran 19 ribu unit R4 di hari biasa dari Surabaya dan Madura.

"Saat lebaran seperti ini, ada peningkatan hingga 35 ribu kendaraan di dua gerbang (Surabaya-Madura)," ungkap Mujiono kepada Surya, Rabu (20/6/2018).

Ia memprediksi, arus balik akan terjadi pada H+7, H+8, dan H+9 atau pada Jumat (22/6/2018) hingga Minggu (24/6/2018).

Itu didasarkan pada budaya Lebaran Ketupat yang digelar warga Madura seminggu setelah perayaan Idul Fitri

"Warga Madura belum beranjak (kembali ke tanah rantau), menunggu Lebaran Ketupat Jumat lusa. Jadi puncak arus balik kami prediksi Jumat sore hingga Minggu," tandasnya.

Pantauan Surya pada Rabu pukul 16.00, antrian R4 di gerbang tol Jembatan Suramadu sisi Madura mencapai sekitar 500 meter.

Kendaraan-kendaraan itu dinilai Kepala Shift Tol Suramadu sisi Madura, Wiriawan merupakan warga lokal Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik.

"Saya pantau dari nopol kendaraan, masih para pengendara dari kota sekitar Surabaya. Mereka hanya berwisata ke Madura," jelasnya.

Hingga pukul 16.30, antrian kendaraan mulai berkurang hingga sekitar 50 meter. Hal ini dikarenakan pihak Suramadu mengerahkan petugas mobil reader dan dua titik pelayanan top up kartu E-Toll.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved