Jumat, 17 April 2026

Ramadhan 2018

2.725 ASN Kota Mojokerto Sumringah Bakal Dapat THR Lebaran

Sebanyak 2.725 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Mojokerto bakal mendapat Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 1939 H.

ist
ilustrasi 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Mojokerto, Agus Endri memastikan sebanyak 2.725 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Mojokerto bakal mendapat Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 1939 H.

Agus mengatakan masih mengkaji ulang guna mempersiapkan pelaporan data ASN yang menerima THR tahun ini. Nantinya, secara sistematis THR akan diterima oleh para pegawai ASN dilingkup Pemkot Mojokerto.

"Terkait mekanisme penerimaan THR ini kami masih menunggu surat pemberitahuan dari Kementerian," ujarnya, Minggu (27/5/3018).

Menurut Agus, keadaan umum pegawai ASN di Pemkot Mojokerto terhitung pada 1 Mei 2018, ditinjau dari status kepegawaian PNSD berjumlah 2.725 orang dan CPNSD sebanyak delapan orang dengan jumlah total sebanyak 2.733 orang.

"Untuk jenis jabatan struktural 508, fungsional tertentu 1.307 orang dan fungsional umum atau staf 918 orang," bebernya.

Masih kata Agus, nantinya akan ada pemberitahuan lebih lanjut mengenai penerimaan THR ini. Di sisi lain, pihaknya belum dapat memastikan terkait pegawai honorer apakah juga bakal menerima THR atau tidak.

"Untuk kebijakan pegawai honorer kami belum dapat memastikannya lantaran masig menunggu informasi lebih lanjut dari Kementerian," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani di Istana Negara
telah mengumumkan mengenai pemberian Tunjangan Hari Raya dan gaji 13 untuk PNS, TNI, POLRI, Pensiunan dan Pejabat Negara di seluruh Indonesia.

Adapun komposisi ASN sesuai jenis pejabat fungsional di lingkup Pemkot Mojokerto sebagai berikut.

Dua jenis jabatan fungsional paling banyak di Pemkot Mojokerto adalah jabatan Guru berjumlah 771 orang dan perawat 242 orang.

Kemudian Bidan berjumlah 81 orang, dokter 57 orang, asisten apoteker dan Pranata Laboratorium Kesehatan masing-masing 28 orang.

Apoteker 8 orang, Nutrisionis 18 orang Phisioterapi 7 orang, perekam medis 8 orang,  Sanitarian 9 orang, teknisi elektro medis 9 orang, Radiografer 7 orang, perawat gigi 11 orang dan Auditor 10 orang.

Penyuluh pertanian 11 orang, pengawas sekolah 10 orang, Pranata Humas 4 orang,  Refraksionis optisien dan Penyuluhan kesehatan masyarakat masing-masing 2 orang.

Terapis wicara, Ortotis prostetis, penera, mediator hubungan industrial masing-masing satu orang.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved