Kamis, 9 April 2026

Berita Mojokerto

Home Industri Busa Kursi di Mojokerto Ludes Terbakar

Dipastikan tidak ada korban jiwa, namun kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan ratusan juta rupiah.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: irwan sy
surya/mohammad romadoni
Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api. 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Kebakaran dahsyat meluluhlantakkan home industri pembuatan busa kursi di Dusun/Desa Watesnegoro, Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Senin (21/5/2018).

Api yang membakar bahan baku pembuatan busa kayu dan karet itu memicu asap hitam pekat hingga membumbung tinggi memenuhi lokasi kebakaran.

Kobaran api tersebut bahkan menghanguskan satu rumah dan seluruh gudang penyimpanan bahan karet dan busa.

Pemilik home industri, Siti Nadiroh berhasil menyelamatkan diri ketika api membakar gudang dan rumahnya.

Dia berlari sembari berteriak ada kebakaran meminta tolong. Warga berupaya menenangkan korban ke dalam masjid desa setempat.

Hingga saat ini korban masih terlihat syok ketika mengetahui rumah dan tempat usaha peninggalan almarhum suaminya itu musnah terbakar tak tersisa. Dia menolak ketika awak media bertanya terkait kronologi kebakaran ini.

"Maaf ya mas jangan," ujar Siti Nadiroh sambil menutup kedua telapak tangannya.

Informasinya, dipastikan tidak ada korban jiwa, namun kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan ratusan juta rupiah.

Karyadi warga setempat menuturkan titik kebakaran berada di dalam gudang tempat penyimpanan bahan baku busa untuk pembuatan kerajinan busa kursi.

"Tiba-tiba ada asap hitam pekat muncul dari belakang rumah Bu Nadiroh. Warga berteriak ada kebakaran," ujarnya dijumpai di lokasi kebakaran.

Menurut dia, ketika terjadi kebakaran tidak ada aktivitas apapun di sekitar lokasi. Saat itu, empat pekerja home industri pembuatan busa kursi sedang beristirahat pulang kerumahnya masing-masing.

Ia bersama warga dibantu personel Brimob Watukosek berupaya memadamkan api memakai air seadanya sembari menunggu petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Pemkab Mojokerto datang ke lokasi kebakaran.

Akhirnya satu unit mobil Damkar dari BPBD Kabupaten Sidoarjo datang memadamkan api. Tidak lama dua unit mobil Damkar berukuran sedang dari Pemkab Mojokerto datang membantu pemadaman api.

"Banyak asapnya kena angin kencang sehingga api susah dipadamkan," ungkapnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved