Selasa, 7 April 2026

Perburuan Teroris

Dua Terduga Teroris yang Disergap di Mojokerto Sehari-hari Berjualan Mie Ayam dan Usaha Sablon

Dua terduga teroris yang ditangkap di Mojokerto adalah bapak dan anak. Sehari-hari mereka berjualan mie ayam dan menjalankan usaha sablon

surabaya.tribunnews.com/mohammad romadoni
Rumah di Kabupaten Mojokerto yang digrebek Densus 88, Kamis (17/5/2018) karena diduga dihuni oleh anggota JAT. 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Dua terduga teroris pengikut Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) yang ditangkap oleh anggota Detasemen Khusus Densus 88 di Mojokerto memiliki hubungan bapak dan anak. 

Kedua orang yang ditangkap itu bernama Sutris (50) dan anak kandungnya Lutvi (26).

Mereka ditangkap di kediamannya di Desa Betro Barat, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Kamis sore (17/5/2018).

Informasinya, Sutris merupakan penjual mie ayam di depan rumahnya. Sedangkan, Lutvi anaknya pengusaha sablon.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Sigit Dany Setiyono mengungkapkan, masing-masing terduga pengikut JAT tersebut ditangkap di rumah pribadinya. Pihaknya, sebatas memberikan informasi penangkapan ini lantaran penyelidikan bukan wewenangnya.

"Kita tidak boleh berspekulasi karena masih dilakukan penyelidikan dan pengembangan terkait penangkapan ini," kata Sigit.

"Kami hanya sebatas memberikan informasi identitas terhadap dua warga yang dilakukan penindakan," imbuhnya.

Baca: Densus 88 Gerebek Rumah Terduga Anggota JAT di Mojokerto

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved