Bom Surabaya
Rumah Kontrakan Tri Murtono, Terduga Pelaku Bom Mapolrestabes Surabaya Digeledah Polisi Malam ini
Setelah sebelumnya melakukan penggeledahan di rumah kertuanya di Jl. Krukah Selatan XIB Ngagel, Surabaya.
Penulis: Fatkhul Alami | Editor: Parmin
SURYA.co.id I SURABAYA - Hasil pengembangan dari pengungkapan terduga pelaku pengeboman Polrestabes Surabaya, Senin (14/5/2018) pagi, petugas kepolisian terus melakukan penggeledahan di beberapa tempat tinggal tersangka, Tri Murtono.
Setelah sebelumnya melakukan penggeledahan di rumah kertuanya yang terletak di Jl. Krukah Selatan XIB Ngagel, Surabaya.
Kali ini polisi melakukan penggeledahan di rumah kontrakan Tri Murtono, Rt. 08, Rw. 02, Tambak Medokan Ayu, Gang 6, Rungkut, Surabaya, Senin (14/5/2018) malam.
Tampak garis polisi dipasang di setiap gang berjarak sekitar 50 meter dari rumah kontrakan Tri Murtono. Sementara tepat depan rumah Tri Murtono, rumah warna orange dipasang dua garis polisi secara menyilang.
Manurut ketua Rt setempat, Suwito, pemasangan garis polisi dipasang oleh petugas kepolisian sekitar pukul 19.30 WIB.
"Pengamanan dan penutupan ruas jalan sekitar Rt sini sejak tadi, sekitar pukul 19.30 WIB mas, tapi sampai sekarang belum dilakukan penggeledahan di rumah kontrakan Pak Tri Murtono," terangnya.
Pantauan di lapangan, meskipun sudah dilakukan pengamanan, hingga pukul 22.30 Wib, petugas kepolisian belum dilakukan penggeledahan di rumah kontrakan Tri Murtono karena masih menunggu petugas dari Brimob dan belum bisa dipastikan akan dilakukan pukul berapa.
"Belum dilakukan penggeledahan, katanya nunggu petugas Brimob," ungkapnya.
Ditambahkannya, Tri Murtono mengontrak rumah di lingkungan Rt nya tersebut baru sekitar lima bulan, selama itu juga orangnya sengat tertutup.
"Baru lima bulan dia (Tri Murtono, red) ngontrak disini, selama itu juga mereka sangat tertutup, jarang sosialisasi dengan warga sekitar," ucap Suwito.
Rumah yang dikontrak oleh Tri Murtono merupakan rumah milik Pak Sugeng, yang tinggal di Benowo, Surabaya.
Bertamu dan ngobrol banyak dengan Pak Tri Murtono diakuinya hanya sekali saat Pak Tri baru mau mengontrak rumah di lingkungan Rtnya tersebut, setelahnya sangat jarang.
"Pernah ngobrol, tapi itu hanya waktu awal dia mau nempati kontrakan di sini, setelahnya jarang mas, rumahnya juga tertutup, terbuka paling hanya waktu mau ngangkut-ngangkut barang dagangannya saja," ucapnya.
Karena menurutnya, Tri Murtono dikenal memiliki usaha etalase perabotan rumah tangga.
Sementara aktivitas sehari-hari dadi Tri Murtono tidak ada hal yang mencurigakan.
"Aktivitas dan pakaian juga biasa saja, sama seperti masyarakat pada umumnya, belum pernah juga ada aktivitas rame-rame di sini, seringnya mereka aktivitas di luar," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/rumah-kontrakan-tri-murtono-di-rt-08-rw-02-tambak-medokan-ayu_20180514_233027.jpg)