Single Focus

Kampung Warna Warni Riwayatmu Kini, Sentuhan Melimpah, Partisipasi Warga Rendah

Salah satu Kampung tematik yang dikembangkan di Kota Surabaya adalah Kampung Warna Warni di kawasan Pantai Kenjeran.

surya/achmad zaimul haq
WARNA-WARNI - Deretan rumah warga di kawasan Kenjeran dicat warna-warni diabadikan dari Jembatan Surabaya menambah keindahan kawasan itu untuk menarik minat wisatawan. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Salah satu Kampung tematik yang dikembangkan di Kota Surabaya adalah Kampung Warna Warni di kawasan Pantai Kenjeran. Kampung dengan wajah penuh warna itu membentang hampir di sepanjang Pantai Kenjeran

Namun kebanyakan berada di wilayah Kecamatan Bulak. Hingga dua tahun berjalan dan kampung ini, kampung penuh cat warna-warni tersebut belum beranjak secara signifikan.

Hanya perubahan fisik pada wajah dan warna kampung. Namun perubahan untuk terwujudnya pemberdayaan warga masih belum tampak. 

Yang paling tampak adalah belum kunjung ramainya Sentra Ikan Bulak (SIB) yang ada di Kampung Warna Warni. Kampung Warna Warni nanti akan terintegrasi dengan destinasi wisata Kuliner SIB. 

Nyatanya, destinasi baru ini makin sepi. Meski gedung dibuat bagus dan akses kuga sangat mudah.

Jembatan Suroboyo dengan air mancur menarinya juga belum membangkitkan Kampung Warna Warni

"Kampung Warna Warni memang diciptakan untuk satu kesatuan dengan destinasi yang lain. Terintegrasi. Kami tidak akan putus asa menggerakkan kampung ini," kata Plt Kepala Dinas Pariwisata yang juga Asisten 3 Pemkot Surabaya Hidayat Syah, Jumat (4/5/2018).

Saat disinggung mengenai kindisi Kampung Warna Warni yang belum beranjak selain hanya berubah pada wajah kampung, Hidayat mengaku bahwa Pemkot sudah melakukan banyak hal untuk kampung tersebut. 

Salah satu yang paling nyata dan terasa adalah beroperasinya Jambatan Suroboyo dengan Air Mancur menarinya. Setiap Sabtu malam selalu dipenuhi banyak pengunjung. 

Namun keberadaan Jembatan Suroboyo ini nyatanya belum mampu mengungkit ekonomi kampung sekitar.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved