Senin, 11 Mei 2026

Berita Surabaya

Polisi Akan Otopsi Jenazah Korban Miras Oplosan di Surabaya

Polisi akan melakukan otopsi terhadap salah satu jenazah pria yang tewas karena diduga menenggak miras oplosan di Surabaya

Tayang:
surabaya.tribunnews.com/danendra kusumawardana
Para tetangga dan kerabat mendatangi rumah duka ketiga korban yang diduga tewas usai menenggak miras oplosan di Jalan Pacar Keling 4, Minggu, (22/4). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kompol Prayitno, Kapolsek Tambak Sari Surabaya menyatakan bakal mengotopsi jenazah tiga pria yang tewas diduga usai menenggak minuman keras oplosan

Prayitno mengungkapkan, pihaknya akan mengotopsi salah satu korban berinisial WYD (52) yang merupakan warga Pacarkeling 4,Tambaksari, Surabaya.

Sebelum dilakukan otopsi pihaknya sudah mendapatkan persetujuan dari keluarga WYD.

"Jasad WYD akan di otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara," terangnya.

Kakak kandung WYD bernama Beti mengatakan bahwa, dirinya dan keluarga merelakan jasad WYD untuk diotopsi.

"Asalkan biayanya bukan kami yang nanggung, kasihan adik saya," ucap Beti.

Beti mengungkapkan, bahwa WYD memang sering mengadakan pesta miras. Namun, Beti tak tahu menahu tentang jenis, rasa, dan dari mana asal miras yang ditenggak WYD.

"Dia sering pulang malam, sering mabuk," ujar Beti lirih.

Beti dan keluarganya berharap proses otopsi pada tubuh WYD berjalan lancar.

Jika terbukti terdapat kandungan miras oplosan pada tubuh WYD, Beti menginginkan pihak kepolisian gencar membasmi perdagangan miras oplosan.

"Mudah-mudahan proses otopsinya berjalan lancar dan cepat, agar adik saya (WYD) bisa secepatnya dimakamkan dan tidak ada korban jiwa lagi akibat miras oplosan," jelasnya.

Beti menceritakan, WYD telah berpisah dengan istrinya. Kini WYD tinggal serumah dengannya. "WYD telah dikaruniai tiga buah hati," pungkasnya. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved