Minggu, 19 April 2026

Berita Blitar

Komunitas Youtuber Blitar, Ikut Promosikan Budaya, Kuliner, dan Wisata di Blitar

Berharap ada dukungan dari pemerintah daerah Blitar terhadap Komunitas Youtuber Blitar ini.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: irwan sy
istimewa
Para anggota komunitas Youtuber Blitar berfoto bersama saat berkumpul di kawasan wisata Makam Bung Karno, Kota Blitar. 

SURYA.co.id | BLITAR - Pegiat sosial media (sosmed) YouTube atau Youtuber di Blitar mulai bermunculan. Mereka membentuk Komunitas Youtuber Blitar (KYB) sebagai ajang silaturahmi sekaligus tempat tukar pendapat seputar dunia YouTube.

Hendra Supriyono (24), merupakan salah satu penggagas sekaligus pendiri KYB. Mahasiswa semester enam jurusan Sistem Komputer Universitas Islam Blitar (Unisba) ini mulai merintis berdirinya KYB sejak September 2017.

Berawal dari tegur sapa di media sosial, mereka saling tukar nomor ponsel dan berhimpun lewat grup WhatsApp (WA). Pada awal Januari 2018, mereka baru mengadakan kopi darat bertatap muka langsung untuk mendeklarasikan KYB.

"Sekarang anggotanya sekitar 50-an orang. Anggotanya berasal dari pelajar, mahasiswa, guru, dan pelaku UKM di Blitar," kata Supri, panggilan akrab Hendra Supriyanto, Senin (2/4).

Kini, anggota komunitas rutin berkumpul tiap sebulan sekali. Mereka memilih kawasan wisata Makam Bung Karno (MBK) sebagai tempat berkumpul. Pertemuan itu sebagai ajang sharing dan tukar informasi seputar dunia YouTube. Mulai cara membuat konten yang menarik hingga membahas konten yang lagi tren di YouTube.

"Sekarang video yang lagi tren di YouTube video prank," ujar ketua KYB itu.

Pemuda berambut ikal ini menyatakan KYB mempunyai aturan sendiri untuk para anggotanya. Para anggota komunitas dilarang mengambil video maupun konten dari luar untuk diedit dan diunggah ulang di chanel YouTube milik mereka.

Para anggota komunitas harus mempunyai kreativitas sendiri untuk membuat konten yang menarik. Mereka bisa mengeksplorasi sesuatu yang ada di Blitar untuk menjadi video yang menarik di YouTube.

Banyak hal di Blitar yang sebenarnya menarik untuk dijadikan video di YouTube. Mulai budaya, kuliner, kerajinan, dan tempat wisata di Blitar layak untuk diviralkan di YouTube.

"Komunitas ini mempunyai tujuan untuk mengenalkan budaya, kuliner, wisata, dan kerajinan yang ada di Blitar di YouTube. Anggota yang memiliki kerajinan biasanya membuat konten seputar kerajinannya di YouTube," ujarnya.

Supri sendiri sekarang sedang menekuni membuat konten khusus game. Dia membuat chanel YouTube dengan nama Mas Spy untuk mengunggah bermacam video tentang game. Mulai tutorial bermain game sampai ulasan tentang game. Sekarang jumlah subscribe di chanel miliknya baru 500.

"Itu Chanel baru yang sekarang sedang saya tekuni," kata pemuda berambut ikal itu.

Sebenarnya, dia mulai gemar bermain YouTube sejak 2012. Dia memiliki beberapa chanel di YouTube. Bahkan, salah satu chanel miliknya sudah dapat menghasilkan uang. Tetapi, Supri enggan menyebutkan beberapa chanel lain miliknya.

"Paling banyak, saya pernah dapat uang Rp 13 juta sebulan dari Youtube. Sekarang juga masih dapat penghasilan dari YouTube, nilainya rata-rata Rp 2 juta sampai Rp 3 juta per bulan," katanya.

Kalau ditekuni, kata Supri, bermain YouTube juga bisa menghasilkan uang. Syaratnya, para Youtuber harus rajin mengunggah video dan membuat konten yang menarik.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved