Berita Surabaya
Haji 2018, Imigrasi Klas 1 Surabaya Targetkan Paspor Haji Tuntas April
Paspor untuk semua CJH di wilayah Surabaya, Sidoarjo, dan Mojokerto, selesai pada April mendatang.
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: irwan sy
SURYA.co.id | SURABAYA - Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas 1 Khusus Surabaya menargetkan paspor untuk semua calon jemaah haji (CJH) di wilayah Surabaya dan sekitarnya selesai pada April mendatang. Saat ini, pembuatan paspor haji itu mendekati tuntas.
"Kami menjemput bola melayani para CJH hingga di kabupaten. Saya menargetkan akhir April tak ada lagi sisa paspor haji yang belum tercetak," kata Kepala Kanim Kelas 1 Khusus Surabaya, Tarmin Satiawan, Kamis (29/3/2018).
Kanim ini membawahi wilayah tiga kota, yakni Kota Surabaya, Sidoarjo, dan Mojokerto. Semua CJH bisa mengurus paspor di kantor pembuat dokumen perjalanan ke luar negeri itu.
Khusus layanan paspor haji, selain membuat layanan tersendiri di Kanim juga membuka layanan di kabupaten dan kota.
"Biar dekat dangan CJH. Kami terjunkan petugas kami di daerah dan langsung mencetaknya saat itu juga," sambungnya.
Sementara itu, Kabid Haji dan Umrah Kemenag Jatim, Faridul Ilmi, juga menargetkan bulan yang sama. Minggu ketiga April semua paspor sudah tuntas.
"Sudah kami jadwalkan pada 23 April besok adalah batas akhir Kemenag kabupaten dan kota menyerahkan paspor semua CJH. Selanjutnya kami serahkan ke Jakarta (Kedutaan Arab Saudi) untuk pembuatan visa," imbuh Farid.
Lembaran visa menjadi dokumen yang paling diwaspadai kemenag. Hampir setiap tahun selalu ada CJH yang visanya tertunda. Akibatnya mereka tidak bisa terbang sesuai jadwal alias tertunda.
"Mudah-mudahan semua CJH tahun ini tak ada yang visanya tertunda. Kami akan usahakan maksimal," kata Farid.
Terkait jadwal pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH), Farid mengungkapkan sudah bisa dilayani pada 3 April 2018. Namun masa pelunasan ini hanya berlangsung selama dua minggu.
"Ingat hanya 14 hari. Kami minta para calon jemaah haji (CJH) yang sudah mendapat porsi haji dan dijadwalkan terbang tahun ini memanfaatkan waktu sebaik-baiknya," tegasnya.
Diharapkan para CJH segera melunasinya dalam batas waktu itu. Jika melewati dari jadwal yang ditentukan dianggap mengundurkan diri.
Selama ini, berlaku sistem pembelian porsi haji sebagai setoran awal untuk mendapat antrean porsi haji. Setiap CJH sudah lebih dulu setor Rp 25 juta. Total biaya berangkat haji tahun ini Rp 35,2 juta.
Kloter pertama dijadwalkan berangkat pada 17 Juli 2018. Selama 40 hari mereka akan menjalani rangkaian ibadah penyempurna umat Islam itu.
