Sabtu, 11 April 2026

Citizen Reporter

Bisa Lho Gerakan Hijau dengan Sepeda Hias

Jika berteriak tidak didengar, gunakan sepeda hias. Anak-anak bersepeda hias sambil membawa bibit tanaman yang ditanam di jalan pinggir perkampungan.

Editor: Endah Imawati
pixabay.com

Dewasa ini, bumi semakin kurang bersahabat. Suhu rata-rata global permukaan bumi meningkat dalam 100 tahun terakhir.

Artinya, setiap hari terjadi peningkatan suhu harian di bumi. Bukan tanpa sebab hal itu terjadi. Aktivitas manusia yang berlebih membuat bumi semakin panas. Apabila hal ini dibiarkan, akan menjadi masalah yang akut pada bumi nanti.

Menyikapi hal itu, siswa SD Islam Ananda, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, memilki cara berbeda dalam menyuarakan perubahan iklim bumi.

Mereka bersepeda hias bertema penghijauan dan tunas kelapa di jalan utama Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Sekitar 91 siswa menghias sepeda mereka dengan bahan dari tanaman dan berkeliling ke warga (Sabtu, 24/3/2018).

Eits.... jangan salah. Mereka tidak merusak tanaman. Mereka menggunakan tanaman hidup dalam menghias sepeda mereka. Ada yang dari bibit di pot, bibit di polybag, bibit cangkok, bibit stek siap tanam.

Ada pesan penting yang mereka sampaikan. Pertama, mengajak masyarakat untuk bersepeda dan mengurangi kendaraan berbahan bakar fosil agar polusi udara tidak semakin menjadi.

Kedua, mengajak masyarakat untuk mencintai tanaman dengan tidak merusaknya. Warga diajak merawatnya dan melakukan penanaman tanaman hijau di bumi.

Selain menghias dengan tanaman hidup, mereka juga menaman tanaman yang dibawa di sekitar jalan yang dilalui. Beberapa siswa membawa tanamannya kembali ke rumah. Mereka akan menanamnya di rumah. Sebagian lagi memilih menanam di pinggir jalan masuk desa.

Farid Habibillah, Kepala SD Islam Ananda menjelaskan, kegiatan itu merupakan rangkaian kegiatan setelah Ujian Tengah Semester Genap. Itu juga dalam rangka memperingati Hari Tunas Nasional.

“Kami mengajarkan siswa untuk bisa menikmati alam dengan senantiasa menjaganya, sekaligus mengajak siswa memahami pentignya budaya saling mengingatkan akan kebaikan di lingkungannya. Salah satunya dengan kampanye penghijauan bersepeda seperti ini,” katanya.

Harapan ke depan, tentu semakin banyak manusia yang sadar akan pentingnya menjaga alam. Kalau anak-anak SD saja sudah paham dan bergerak bersepeda menyampaikan pentingnya menjaga bumi dengan penghijauan, bagaimana dengan yang lain?

Sunandar
Pegiat Pendidikan di SD Islam Ananda Kediri

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved