Senin, 1 Juni 2026

Berita Blitar

Perajin Miniatur Truk Blitar, Paling Sulit Bikin Model Kabin dan Lampu

Pemuda bertubuh subur itu tertarik membuat kerajinan miniatur truk karena sekarang sedang ramai masyarakat Blitar bermain miniatur truk.

Tayang:
Penulis: Samsul Arifin | Editor: Titis Jati Permata
surya/samsul hadi
Eko Kuswantoro (25), menunjukkan miniatur truk lengkap dengan sound system hasil karyanya di rumahnya, Desa Soso, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. 

"Sekarang sudah ada toko yang menjual ban karet untuk miniatur truk, jadi lebih mudah," ujarnya.

Untuk bodi truk, dia memilih bahan dari kayu waru dan kayu pinus.

Dua jenis kayu itu gampang untuk dibentuk.

Selain itu, kualitas kayu waru dan kayu pinus sudah lumayan kuat untuk memuat audio sound system.

Biaya untuk membuat satu miniatur truk tergantung dengan ukuran.

Tetapi, rata-rata biaya yang dihabiskan untuk membuat satu miniatur truk sekitar Rp 4 juta sampai Rp 5 juta.

Menurutnya, biaya paling banyak untuk merangkai audio sound system.

Biaya merangkai audio sound system bisa mencapai Rp 3 juta sampai Rp 4 juta.

Sedangkan, biaya untuk membuat bodi miniatur truk hanya sekitar Rp 1 juta.

Biasanya, dia menjual miniatur truk yang sudah lengkap dengan audio sound system mulai harga Rp 6 juta sampai Rp 7 juta.

"Itu jenis audio sound systemnya sudah kualitas paling bagus," katanya.

Eko mengatakan sekarang mulai banyak komunitas miniatur truk di Blitar.
Komunitas miniatur truk sering membuat acara kumpul bersama.

Saat kumpul bareng, mereka saling pamer miniatur truk dan suara audio sound system.

Mereka keliling jalan kampung dengan membawa arak-arakan miniatur truk.
Miniatur truk ditarik menggunakan tali maupun besi.

Arak-arakan miniatur truk itu mirip dengan arak-arakan truk asli.

Suara sound system saling bersahutan saat mereka sedang melakukan arak-arakan.

Lampu pada miniatur truk juga dibuat menyala kerlap-kerlip.

"Kami sering kumpul bareng, lokasinya pindah-pindah. Saat kumpul, kami saling pamer suara sound system sambil keliling kampung," katanya.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved