Selasa, 12 Mei 2026

Citizen Reporter

Tulisan Anak Acakadut, Ajari Mozaik Saja

Koordinasi mata, tangan, dan konsentrasi menjadi kekuatan pembuatan mozaik selain kreasi bentuk dan warna. Efeknya bagus lho untuk kemampuan menulis.

Tayang:
Editor: Endah Imawati
pixabay.com

Mozaik adalah karya seni yang dibuat menggunakan potongan-potongan bahan berukuran kecil dan sejenis untuk ditempelkan pada sebuah bidang. Bahan-bahan yang dapat ditempel antara lain biji-bijian, kulit telur, pecahan keramik, dan potongan kayu atau kertas.

Mozaik dapat merangsang motorik halus anak-anak melalui menempel, menggunting, dan membentuk suatu pola. Diharapkan, motorik halus terlatih dan itu akan berpengaruh pada pada tulisan mereka.

Siswa kelas IVB SDK Santo Vincentius Surabaya sejak pagi sibuk, Kamis (1/3/2018). Mereka tidak sabar masuk kelas dan menggelar bahan-bahan untuk membuat mozaik. Belajar dengan cara seperti itu sudah membuat mereka antusias sejak pelajaran belum dimulai.

Mereka membuat mozaik dengan tema hewan-hewan yang ada dalam pembelajaran tematik 7. Banyak persiapan yang dilakukan, mulai dari menentukan tema sampai pada bahan-bahan alam yang warna dan bentuknya bisa selaras dengan tema yang akan dibuat.

Mengapa harus membuat mozaik? Mozaik dipilih supaya anak-anak lebih rileks, tanpa tekanan, dan unsur seni dalam jiwa juga tersalurkan. Selain itu, mereka juga dapat mengasah keuletan, ketelatenan, dan motorik halus.

Mozaik dibuat dengan beberapa tahap. Yang pertama menyiapkan tema. Setelah tema ditentukan, barulah bahan-bahan dikumpulkan.

Bahan yang ditempel bisa biji-bijian, serpihan kulit dahan kering, atau bahan apa pun yang sesuai dengan tema. Siswa menggunakan kacang hijau, beras, jagung, dan kedelai.

Setelah semua bahan siap dan sketsa gambar sudah dibuat pada ketas gambar, maka mereka mulai menempelkan biji-bijian. Aktivitas itu menyenangkan dan waktu berjalan tanpa terasa.

Elicia yang menata biji jagung pada gambar burung hantu tampak bersemangat. Dia merasa tertantang untuk membuat yang terbaik

“Membuat mozaik itu asyik. Biji-bijiannya harus dikombinasikan supaya hasilnya bagus,” kata Elicia.

Karya Elicia cukup rapi dengan variasi warna yang bagus. Teman-temannya dengan tulus memuji karyanya. Biji jagung ditempel pada kepala. Sayap dihiasi manik-manik keemasan dengan latar belakang warna gelap.

Victor Yulianto Anggala
Guru Kelas IV B
SDK Santo Vincentius Surabaya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved