Sabtu, 18 April 2026

Berite Ekonomi Bisnis

BKSP Kadin Jatim Gandeng IHK Jerman Tingkatkan Kompetensi Pekerja Profesi

Badan Koordinasi Sertifikasi Profesi (BKSP) di bawah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim mulai agresif melakukan peningkatan mutu pekerja.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
surya/sri handi lestari
Pelatihan BKSP Kadin Jatim bersama kadin Jerman, yang digelar untuk para pekerja profesi tertentu, Selasa (6/3/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Keberadaan Badan Koordinasi Sertifikasi Profesi (BKSP) dibawah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur mulai agresif melakukan peningkatan mutu pekerja melalui kegiatan peningkatan kompetisi keahlian. Salah

satu kegiatan dilakukan dengan "Industrie-und Handelskammer" (IHK) atau organisasi serupa Kadin dari negara Jerman.

Wakil Ketua Bidang Pertanian Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto, mengatakan saat ini ada pekerja profesi uang sudah disiapkan untuk ikut dalam kegiatan bersama Jerman ini.

" Mereka kami bidik untuk dikerjasamakan dengan Jerman antara lain perawat, mekanik, kimia biologi dan pertanian, serta administrasi," kata Adik, Selasa (6/3/2018).

Pelatihan bekerjasama dengan Jerman ini akan digelar selama delapan kali dalam kurun tahun 2018, atau meningkat daripada pelatihan serupa tahu 2017 yang hanya enam kali.

Diakui Adik, dari beberapa pekerja profesi tersebut, yang paling diminati adalah teknik, seperti mekanik dan mesin yang mencapai 40 persen.

Dengan peningkatan kompetensi diharapkan bisa menjadi pekerja profesional yang kini sudah menjadi tuntutan, serta memiliki kemampuan untuk memikul tanggung jawab.

"Selain itu bisa memiliki inisiatif dan pengendalian diri, kemudian membuat keputusan dalam lingkup tanggung jawab yang diberikan kepadanya," jelas Adik.

Kompetensi pekerja profesi di Indonesia, saat ini masih minim, akibatnya beberapa pekerja profesi atau lulusan sekolah kejuruan bekerja diluar kompetensinya, sehingga ilmu dan kemampuan yang didapat selama menempuh pendidikan tidak berguna.

Adik yang juga menjabat sebagai Ketua BKSP Jatim berharap, dengan kerja sama Kadin Jerman para pekerja di Jatim bisa mendapatkan sertifikat sesuai kemampuan dan bekerja sesuai dengan bidangnya.

"Kerja sama Kadin Jatim dalam hal ini BKSP dengan Jerman, juga memfasilitasi pekerja untuk mendapatkan tempat layak di perusahaan yang sesuai dengan kompetensinya," jelasnya.

Perwakilan Kadin Jerman, Sabine Steilen yang juga Direktur Eksekutif Utama IHK Trier mengakui, pola kompetensi pekerja profesi di Indonesia kurang menjadi perhatian. Sehingga perlu didorong memalui kerja sama dengan Kadin Jatim, karena di Jerman sudah memiliki sistem ganda.

"Di Indonesia belum ada, dan masih ada aturan yang belum sesuai sehingga perlu kami dorong bekerja sama dengan Kadin Jatim," jelasnya.

Dengan peningkatan kompetensi diharapkan bisa menjadi pekerja profesional yang kini sudah menjadi tuntutan, serta memiliki kemampuan untuk memikul tanggung jawab.

"Selain itu bisa memiliki inisiatif dan pengendalian diri, kemudian membuat keputusan dalam lingkup tanggung jawab yang diberikan kepadanya," tambah Sabine.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved