Jumat, 17 April 2026

Berita Kediri

Depresi Berat, Pelaut di Kediri Memilih Jalan Gantung Diri

Seorang pelaut yang depresi berat, memilih jalan gantung diri untuk mengakhiri tekanan yang dia rasakan. Inilah kisah malang pria Kediri itu..

surabaya.tribunnews.com/mohammad romadoni
Polisi akan mengevakuasi jenazah Heri Suprianto (51), pria pelaut yang gantung diri diduga karena depresi, Minggu (11/2/2018). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Heri Suprianto (51) ditemukan tewas di kamar rumahnya, Dusun Tanjung Anom, Desa Tunge, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Minggu (11/2/2018).

Endang (57),  istri korban, adalah orang pertama yang  melihat suaminya itu dalam kondisi leher terlilit kain di pintu kamarnya.

Dari keterangan istri korban, motif bunuh diri itu diduga karena Heri mengalami depresi sepulang dari kerja sebagai pelaut atau pelayaran.

"Sebelumnya, korban sering mengeluhkan sakit asam urat yang tidak kunjung sembuh," tutur Kasi Humas Polsek Wates, Bripka Aguns S.

Polisi bersama Tim INAFIS Polres Kediri dan petugas medis Puskesmas melakukan proses identifikasi terhadap jenazah korban.

"Hasil identifikasi korban bunuh diri. Tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan," bebernya.

Adapun barang bukti di lokasi kejadian yakni berupa satu kursi plastik, satu kain sprei dan satu gunting yang dipakai korban untuk memotong kain sprei.

Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak bersedia jenazah korban dilakukan otopsi.

"Mereka bersedia membuat surat pernyataan permohonan tidak dilakukan otopsi pada korban," imbuhnya. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved