Kamis, 16 April 2026

Berita Trenggalek

Material Longsor di Trenggalek Belum Stabil, Pemkab Belum Berani Turunkan Alat Berat

Menurut Emil, harus dipastikan lebih dulu material longsor sudah dalam keadaan stabil, sebelum menyingkirkan material longsor.

Penulis: David Yohanes | Editor: Titis Jati Permata
surya/david yohannes
Bupati Trenggalek, Emil Elestianto Dardak meninjau lokasi longsot jalur Kampak-Munjungan, di Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak, Minggu (21/1/2018). 

SURYA.co.id | TRENGGALEK - Kondisi longsor di Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak, Minggu (21/1/2018) sangat parah.

Selain mencakup area yang sangat luas, tanah di sekitar titik longsor masih terus bergerak.

Dikhawatirkan akan ada longsor susulan, jika terjadi hujan lebat.

Bupati Trenggalek, Emil Elestianto Dardak yang meninjau lokasi mengatakan, pihaknya akan menurunkan tim geoligi untuk melihat kondisi longsor.

Selain itu pihaknya juga akan menurunkan drone, untuk mengambil gambar secara detail kondisi longsor ini.

(Longsor di Trenggalek, Tutup Akses Jalan di Dua Kecamatan, Seperti Ini Kondisinya)

(Kondisi Tanah Masih Labil Terus Bergerak, Awas Longsor Susulan di Trenggalek)

"Kita akan memetakan apa yang disebut potensi mahkota longsor. Dari situ akan kita ketahui apakah masih ada material longsor yang masih tersisa, atau sudah turun semua," terang Emil.

Menurut Emil, harus dipastikan lebih dulu material longsor sudah dalam keadaan stabil, sebelum menyingkirkan material longsor.

Dibutuhkan beberapa hari ke depan untuk memastikan keadaan, apakah sudah stabil atau masih berbahaya,

"Kita belum berani menurunkan alat berat, sampai beberapa hari ke depan untuk memastikan kondisinya seperti apa," tambah Emil.

Lebih jauh Emil menuturkan, longsor ini dipicu akumulasi air yang tidak mendapatkan jalan.

Akumulasi air ini kemudian mempengaruhi struktur tanah dan bebatuan di bawahnya.

Setelah terjadi longsor, maka energi dari air itu sudah dilepaskan.

Namun butuh dipastikan hingga kondisi benar-benar stabil, sebelum dilakukan penanganan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved