Berita Surabaya
Tim Baksos UWKS Rela Tempuh Waktu Berjam-jam Demi Melayani Korban Banjir dan Longsor Pacitan
Perwakilan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) terjun ke lokasi korban banjir dan longsor di Pacitan, 27-28 Desember 2017.
SURYA.co.id - Perwakilan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) menggelar bakti sosial dengan terjun ke lokasi korban banjir dan longsor di Pacitan, 27-28 Desember 2017.
Mereka memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Kegiatan sosial seperti ini inisiatif positif dari berbagai pihak di lingkungan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya.
Kecamatan Ngadirojo dipilih sebagai titik kegiatan pelayanan kesehatan karena telah dibina
sejak tahun 2014.
Sampai tahun 2017 ada total 11 desa di kecamatan Ngadirejo yang telah dibina oleh UWKS.
Untuk menuju Kecamatan Ngadirejo , rombongan harus menempuh waktu sekitar satu jam dari pusat kota Pacitan.
Rombongan terdiri dari perwakilan dari Badan Eksekutif Mahasiswa, perwakilan rektorat , dan para dokter.
“Sebelumnya kami selalu berkordinasi dahulu dengan pihak setempat seperti bupati hingga camat sehingga kami mendapatkan persetujuan dari mereka untuk mengadakan kegiatan pelayanan masyarakat. Bantuan pun juga kami berkordinasi dahulu apa yang sebetulnya sangat diperlukan oleh warga sekitar” Ujar Andi Selaku Kepala BAK dan Humas Universitas Wijaya Kusuma Surabaya.
Bertempat di pendopo eks Kawedanan Ngadirejo para warga berbondong-bondong hadir untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
Kegiatan yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Pacitan ini menghadirkan para dokter spesialis dan para medis.
"Untuk pelayanan kesehatan sendiri kami berikan kepada 700 masyarakat sekitar. Di sana warga bisa berkonsultasi dengan dokter tentang keluhannya,” Ungkap Andi
Andi juga mengungkapkan bahwa para dokter itu merupakan para alumni terbaik Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya serta para dokter senior yang juga merangkap sebagai dosen.
Di pelayanan kesehatan ini, warga juga dibekali penyuluhan tentang penyakit-yang biasa diderita oleh mereka seperti batu, pegel linu dan darah tinggi.
UWKS juga memberikan bantuan dana kepada 300 warga di beberapa desa di kecamatan Ngadirojo.
Dana tersebut didapat dari dana yayasan, rektorat uwk dan bantuan dari mahasiswa.
Bagi 10 warga yang mengalami dampak parah UWKS memberikan santunan dana yang lebih besar.
Rumah warga ini susah dijangkau kendaraan pribadi.
Didampingi anggota koramil setempat perwakilan UWKS menyalurkan dana bagi 10 orang itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/uwks_20180103_161358.jpg)