Rabu, 8 April 2026

Berita Surabaya

Usai Libur Tahun Baru, Ada Operasi Yustisi Warga Pendatang di Surabaya

Selain itu tindakan pengawasan untuk warga pendatang juga untuk meningkatkan keamanan di Surabaya.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Titis Jati Permata
surya/fatimatuz zahroh
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat memberi motivasi berusaha dalam acara Mlaku Mlaku Nang Tunjungan, Selasa (19/12/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya bakal menggelar operasi yustisi usai libur tahun baru 2018 mendatang.

Ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penduduk pendatang ke Surabaya usai liburan panjang.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan pihaknya akan mengerahkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk turun ke lapangan mengecek identitas penduduk pendatang. Dan kemudian dilakukan pendataan.

"Kita akan lakukan yustisi untuk jaga-jaga. Untuk mengantisipasi lonjakan penduduk dari luar kota Surabaya," kata Risma, Sabtu (30/12/2017).

Lebih lanjut Risma menegaskan bahwa Surabaya memiliki kapasitas maksimum.

Jika jumlah penduduk melebihi batas maksimum kekuatan kota, maka beban kota juga akan lebih berat.

"Surabaya ada kapasitas maksimalnya. Kalau penduduknya semakin banyak, sampahnya juga akan meningkat, kebutuhan air juga akan lebih banyak, beban kota jadi lebih berat," kata Risma.

Selain itu tindakan pengawasan untuk warga pendatang juga untuk meningkatkan keamanan di Surabaya.

Sebab warga yang tidak memiliki kepentingan yang jelas di Surabaya juga berpotensi untuk melakukan hal-hal yang berbahaya bagi kota Surabaya.

Jika tidak punya pekerjaan, dan tidak punya tempat tinggal akan membuat kota Surabaya menjadi lebih kumuh.

Misalnya warga pendatang yang tidak memiliki rumah, maka akan memilih tinggal di bantaran sungai ataupun pinggir jalan.

"Maka saya mengimbaulah, kalau tidak punya kapasitas, tidak punya pekerjaan yang jelas apalagi tidak memiliki tempat tinggal, nggak usahlah ke Surabaya," ucap Risma.

Sementara itu Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surabaya Suharto Wardoyo mengatakan, yustisi akan dilakukan mulai Selasa (2/1/2018).

Kegiatan yustisi ini juga akan dibantu koordinasi dengan Bagian Pemerintahan.

"Yustisi di awal tahun baru ini akan dilakukan secara serentak. Akan dilakukan di masig-masinh kelurahan dan kecamatan. Semua serentak kita yustisi," ucap Suharto.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved