Sabtu, 18 April 2026

Lowongan CPNS

Gus Ipul: Jangan Ada Diskriminasi Perempuan dalam Lowongan CPNS Jatim

Ia memastikan belum pernah ada kebijakan dalam bentuk apapun yang dikeluarkan pemerintah provinsi Jatim yang bersifat diskriminatif.

Editor: Adrianus Adhi
SURYA/Sugiharto
Gus Ipul 

SURYA.co.id - Berita munculnya kebijakan diskriminatif terhadap kaum perempuan di Jawa Timur, membuat Wagub Jatim Saifullah Yusuf masghul.

Ia memastikan, sepanjang pengetahuannya, belum pernah ada kebijakan dalam bentuk apapun yang dikeluarkan pemerintah Provinsi Jatim yang bersifat diskriminatif.

Oleh sebab itu, kata tokoh yang biasa disapa Gus Ipul ini, ia mengaku kaget begitu dikonfirmasi pers mengenai berita pembatasan kuota CPNS perempuan yang akan ditempatkan di Pemda Jatim 2018 mendatang.

"Saya merasa perlu meluruskan masalah ini," kata Gus Ipul, Jum'at (22/12/2017).

Ditegaskan Gus Ipul, pernyataan Sekdaprov Jatim berpotensi menimbulkan kegaduhan bila tidak diluruskan.

Sebab, jelas Gus Ipul, setiap rekrutmen PNS harus tetap didasarkan pada kualifikasi yang mengacu pada ketentuan.

Sudah barang pasti, kata Gus Ipul lagi, kualifikasi tersebut jangan sampai bias gender.

"Jadi agak aneh kalau ada tenaga yang memiliki kompetensi tapi dibatasi partisipasinya dalam kegiatan pemerintahan hanya karena faktor gender," ujar Gus Ipul.

Kedua, kata Gus Ipul lagi, pengangkatan dan penempatan CPNS mesti berdasar proporsionalitas.

"Nah pada bagian ini faktor proporsi juga harus jadi bahan pertimbangan. Tapi tetap saja pertimbangan proporsionalitas tidak didasarkan pendekatan gender," katanya.

"Jadi, saya kira ada yang salah dengan pernyataan Pak Sekda. Secara prinsip, tidak boleh ada kebijakan diskriminatif. Malah sesuai ketentuan, harusnya setiap kebijalan dapat memberi kesempatan kepada perempuan untuk berkiprah.

Dari awal saya tak pernah dengar ada kebijakan diskriminatif. Semuanya berdasar kompetensi, setelah melalui proses," tambah Gus Ipul.

Diberitakan sebelumnya, Pemprov Jatim akan membatasi kuota CPNS saat rekrutmen pegawai Pemda pada 2018 mendatang.

Secara proporsional, jumlah perempuan yang akan dipekerjakan di lingkungan kantor Pemerintah itu akan dibatasi.

"Kami telah merencanakan pembatasan jumlah perempuan dalam rekrutmen CPNS 2018 besok. Kami ingin semua pegawai nanti berbasis kinerja dan skill mumpuni," kata Sekdaprov Jatim Ahmad Sukardi, Minggu (17/12/2017).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved