Senin, 13 April 2026

Berita Blitar

Dendam ke Kakak Ipar, Pria Blitar Tega Lakukan Hal Mengejutkan Ini pada Keponakannya

Gara-gara dendam pada kakak iparnya. Pria asal Blitar justru tega lakukan hal tak terduga ini pada keponakannya...

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Titis Jati Permata
surya/istimewa
Polisi menggelandang pelaku penculikan (kaos putih) ke Mapolres Blitar Kota, Selasa (12/12/2017) malam. 

SURYA.co.id | BLITAR - Polisi menggelandang Hadi Sunyoto (26), ke markas Polres Blitar Kota, Selasa (12/12) malam.

Pria berperawakan pendek gempal itu tega menculik keponakannya sendiri, RNS (10), yang masih kelas 5 SD.

"Tersangka kami tangkap di sebuah kamar kos di dekat Terminal Arjosari, Kota Malang, sore kemarin. Dia (tersangka) menyekap korban di kamar kos itu," kata Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono, Rabu (13/12/2017).

Penangkapan Hadi berdasarkan laporan Ismawati (41), warga Dusun Sumberjo, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Selasa (12/12).

Ismawati yang merupakan kakak ipar Hadi melapor anaknya telah diculik pelaku.

Peristiwa penculikan terjadi Senin (11/12/2017) sore.

Saat itu, Ismawati bersama putranya, RNS, berkunjung ke rumah saudaranya, Dewi juga di Dusun Sumberjo.

Ketika berada di rumah Dewi, Ismawati dihubungi Hadi.

Hadi menanyakan posisi Ismawati. Tak lama kemudian Hadi mendatangi Ismawati di rumah Dewi.

Ketika Hadi datang RNS sedang bermain kelereng di halaman rumah Dewi.

Lalu Hadi menghampiri Ismawati sebentar di rumah Dewi. Setelah itu, Hadi meminta izin ke Ismawati mengajak RNS keluar sebentar.

Hadi beralasan mengajak RNS untuk menjemput anaknya, Cinta di rumah kakeknya juga di Dusun Sumberjo.

Bocah 10 tahun yang menjadi korban penculikan pamannya sendiri di Kota Blitar berhasil diselamatkan
Bocah 10 tahun yang menjadi korban penculikan pamannya sendiri di Kota Blitar berhasil diselamatkan (surya/istimewa)

Setelah itu, Hadi tidak kembali lagi. Ternyata dia tidak mengajak RNS menjemput anaknya di rumah kakeknya.

Dia membawa kabur RNS. Ismawati yang khawatir berusha menghubungi Hadi.

Saat dihubungi melalui ponsel, Hadi menjawab : Mbak iki anakmu tak gowo, lek bojoku kok balekne, RNS yo tak balekne, lek ora RNS iso tak pateni (mbak ini anakmu tak bawa, kalau istriku kamu kembalikan, RNS juga tak kembalikan, kalau tidak RNS bisa saya bunuh).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved