Selasa, 14 April 2026

Berita Bangkalan

Bangkalan Jadi Tempat Pembuangan Sopir Korban Perampasan Mobil, 5 Kasus Ini Buktinya

Tak hanya dibuang, dua sopir bernasib tragis setelah dibunuh para pelaku sebelum membawa kabur mobil.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id/Ahmad Faisol
Mayat driver taksi online Go Car Ali Gufron (23) dengan luka sayat di leher ditemukan warga terlentang di lahan kosong pinggir Jalan Dusun Kalkal, Desa Burneh, Minggu (26/11/2017) 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Dari lima kasus perampasan rent car sejak 2013 hingga 2017, para pelaku memilih Bangkalan sebagai tempat pembuangan sopir kendati kasus itu berawal dari luar Bangkalan.

Tak hanya dibuang, dua sopir bernasib tragis setelah dibunuh para pelaku sebelum membawa kabur mobil.

Tahun 2013, warga menemukan sopir rent car asal Kediri tergolek lemas di akses Suramadu, Desa Petapan, Kecamatan Labang, Kamis (12/12/2013) siang.

Korban dirawat di Puskesmas Sukolilo karena keracunan makanan.

Awalnya, Daihatsu Xenia bertolak dari Kediri untuk mengantar dua orang dengan tujuan pabrik Sampoerna di kawasan Rungkut Industri Surabaya.

Sopir baru tersadar ketika berada berada di puskesmas. Sementara mobilnya, ditemukan polisi di Kebomas, Gresik.

Tahun 2016, warga Kampung Duko, Desa Benangkah, Kecamatan Burneh digegerkan dengan penemuan mayat sopir rent car Surabaya, Minggu (17/4/2016).

Sopir dibunuh dengan dijerat kawat baja.

Sementara Kijang Innova warna hitam raib dan ditemukan di sebuah bengkel, Senin (18/4/2016).

Tiga tersangka termasuk pemilik bengkel ditangkap.

Kamis (4/5/2017), Polres Bangkalan menerima laporan dari seorang sopir asal Surabaya yang dibuang di Desa Jaddih, Kecamatan Socah.

Ia menaikkan dua penumpang menggunakan Avnza dari Bandara Juanda tujuan Bangkalan.

Seminggu kemudian, polisi menemukan mobil dengan pintu terkunci dan tuas handrem dalam posisi aktif di dekat musala Desa Beringin, Kecamatan Labang.

Tiga bulan kemudian atau Minggu (7/8/2017) kasus serupa terjadi.

Kernet bus menemukan driver taksi online di kawasan Burneh, Bangkalan dalam keadaan tubuh terikat dan mata ditutup.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved