Berita Jombang
Pikap Oleng di Jombang Tabrak Pasutri Muda. Suami Meninggal Dunia Seketika
Perempuan di Jombang akhirnya menjanda saat umurnya 23 tahun. Saat berkendara motor, dia dan suaminya ditabrak pikap. Suaminya pun tewas.
Penulis: Sutono | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id | JOMBANG - Pasutri muda di Kabupaten Jombang, Selasa (21/11/2017) bernasib malang. Saat berkendara motor di jl Raya Desa Pulorejo, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, keduanya ditabrak mobil pikap yang mendadak oleng. Dalam insiden itu, sang suami akhirnya meninggal dunia.
Pasangan suami istri yang malang itu adalah Andi Setiawan dan Wahyu Ratih. Keduanya sama-sama berumur 23 tahun dan tercatat sebagai warga desa Mundusewu, Kecamatan Bareng, Jombang.
Kanit Laka Satlantas Polres Jombang, Iptu Sulaiman mengatakan, kecelakaan bermuka ketika mobil pikap Grandmax nomor polisi S 8396 WH dikemudikan Febrian Rinaldy (22), warga Desa Banjaragung, Bareng, Jombang, melaju dari arah utara ke selatan.
Setibanya di lokasi, mendadak mobil tersebut oleng ke kanan dan memakan jalur berlawanan. Pada saat yang bersamaan, dari arah selatan melaju sepeda motor Honda Vario Nopol S 6902 YN dikendarai pasutri nahas tadi, yang melaju dengan kecepatan sedang.
Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan tak terhindarkan. Pasutri yang mengendarai sepeda motor tersebut terpental dan jatuh ke aspal dengan keras. Akibatnya, Andik tewas karena mengalami luka parah. Sedangkan Ratih mengalami luka ringan.
“Korban pasutri. Si istri luka ringan, sedangkan suami meninggal di lokasi kejadian. Saat ini kami masih memeriksa pengemudi mobil pikap, untuk dimintai keterangan guna memastikan penyebab kecelakaan,” tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pasutri-muda-ditabrak-pikap-granmax-suami-tewas_20171121_161740.jpg)