Persona
Fatma Saifullah Yusuf, Istri Wagub Jatim yang Terus Belajar Public Speaking
Meski kerap tampil di hadapan publik, namun istri Wagub Jatim, Fatma Saifullah Yusuf, mengaku sampai kini terus belajar public speaking.
Penulis: Achmad Pramudito | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id | SURABAYA - Sebagai istri pejabat, Dra Hj Fatma Saifullah Yusuf dituntut piawai berpidato di hadapan publik. Dan Fatma beruntung punya suami yang selama ini dikenal pandai menguasai berbagai medan lewat celetukan-celetukan segarnya dan selalu memancing perhatian massa.
“Kalau Gus Ipul (sapaan Saifullah Yusuf, Wakil Gubernur Jawa Timur) itu memang guru saya. Cuma waktunya untuk belajar itu yang nyaris nggak pernah ada,” kata Fatma kepada Surya, Sabtu (18/11).
Ditemui di tengah acara yang diselenggarakan Indonesian Professional Speakers Association (IPSA) di Hotel Ibis Basuki Rahmat, Fatma mengatakan, seringnya dia menerima undangan untuk tampil di hadapan massa menuntut untuk belajar.
“Sebab saya ingin pesan yang saya ungkapkan bisa sampai ke masyarakat,” tandasnya.
Karena itu, Fatma menegaskan dirinya tak pernah memakai bahasa yang sulit. Saya lebih suka bahasa yang lugas,” ucap Fatma yang sore itu menerima gelar Certified Public Speaker (CPS) Kehormatan dari IPSA.
Meski dianggap piawai dalam berbicara di hadapan massa, Fatma menyatakan ada saatnya dia grogi.
“Ketika diundang di satu acara dan saya tidak menguasai temanya, sebelum esoknya tampil malamnya saya banyak tanya ini artinya apa, dan yang ini bagaimana menghadapinya,” ungkap wanita berkacamata ini.
Situasi sulit juga dia hadapi ketika menerima limpahan undangan dari pihak penyelenggara yang sebetulnya berniat mengundang Gus Ipul.
“Karena Gus Ipul berhalangan, pihak penyelenggara minta saya yang menggantikan dan tak ingin digantikan oleh kepala dinas,” tuturnya.
Meski sudah disampaikan bahwa ada yang lebih kompeten, namun yang mengundang tetap ngotot ingin dirinya yang tampil.
“Tapi kalau akhirnya saya benar-benar tidak bisa akan saya sampaikan. Saya tidak berani ambil risiko, sebab informasi yang saya dapatkan sangat terbatas,” imbuhnya.
Mengenai gelar yang dia terima dari IPSA, menurut Fatma justru memacunya untuk terus belajar lebih banyak mengenai banyak hal.
“Saya tentu merasa terhormat luar biasa, bangga, dan masih belum percaya,” cetusnya.
Fatma menyatakan, gelar CPS Kehormatan itu tak akan membuat dirinya berpuas diri. “Saya masih perlu banyak belajar,” tuturnya berulang-ulang.
Di tempat yang sama Dr Ponijan Liaw MPd CPS, Presiden IPSA menandaskan bahwa Fatma merupakan perempuan pertama yang memperoleh gelar CPS Kehormatan tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/fatma-saifullah-yusuf-menerima-penghargaan-certified-public-speaker_20171120_192539.jpg)