Kamis, 23 April 2026

Sambang Australia

Australia Dukung Banyuwangi Bikin Dermaga Kapal Pesiar

Rencana pengembangan dermaga marina di kabupaten Banyuwangi mendapat dukungan dari pengusaha-pengusaha kapal pesiar di Australia.

surabaya.tribunnews.com/eben haezer
Steve Sammes, General Manager Corporate Services GGCM berfoto di depan kapal pesiar mewah yang diproduksi di kompleks GGCM, Gold Coast, negara bagian Queensland, Australia. Menggeliatnya bisnis kelautan di Australia menjadi salah satu penopang pertumbuhan industri kapal pesiar. 

Breet Reed, Technical Sales Manager-Defense Austal, menyebutkan bahwa saat ini Austal terus menggenjot ekspor kapal, khususnya kapal pertahanan, ke berbagai negara. Salah satu jenis defense ship yang sukses mereka bangun dan diekspor adalah kapal jenis LCS (Littoral Combat Ship) berukuran 127 meter.

“Dari beberapa jenis kapal yang kami produksi, kapal untuk keperluan pertahanan yang paling memberikan keuntungan. Saat ini, kapal perang LCS yang kami produksi sudah dikirim ke sejumlah negara, termasuk untuk Angkatan Laut Amerika Serikat,” kata Reed.

“Secara keseluruhan, kami sudah membuat 265 kapal berbagai jenis untuk pembeli dari 44 negara,” sambungnya.

Bagaimana dengan Indonesia?

Menurut Reed, Austal sudah melakukan penjajakan dengan representasi pemerintah Indonesia, dalam hal ini adalah PT PAL.

“Indonesia memiliki potensi yang besar dan kami kira Indonesia butuh kapal yang bermanfaat untuk penanganan-penanganan bencana. Sejauh ini kami sudah menjajaki kerjasama dengan PT PAL dan dalam waktu dekat akan bertemu lagi membicarakan kerjasama itu,” urai Reed.

“Salah satu yang akan kami bahas adalah transfer teknologi,” pungkasnya.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved