Senin, 4 Mei 2026

SPG yang Diciduk Polisi Surabaya ini Pasang Tarif Rp 1 Juta Untuk 3 Kali 'Main'

Polisi telah menangkap Feri, pemuda dari Bendul Merisi Surabaya yang nyambi jadi mucikari. Dalam aksinya, dia menjual SPG dengan tarif Rp 1 juta.

Tayang:
Penulis: Fatkhul Alami | Editor: Eben Haezer Panca
surabaya.tribunnews.com/fatkhul alami
Pelaku Feri Ferdianto (kiri) diamankan Unit PPA Polretabes Surabaya lantaran menawarkan wanita lewat medsos ke pria hidung belang. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Feri Ferdianto (29), mucikari asal Jl Bendul Merisi Gang 3 Surabaya yang dibekuk polisi dari Polrestabes Surabaya, biasa menawarkan DR (26), seorang SPG ke pria hidung belang untuk berkencan. 

Dalam sekali kencan, tarif yang dibandrol adalah Rp 1 juta. 

Dalam penyidikan, Feri mengaku, dirinya memenfaatkan media sosial (medsos) grup facebook (FB) Warkop Senggol guna menawarkan korban DR ke pria hidung belang yang menginginkan.

Dalam grup FB itu, DR (26) asal Jombang ditawarkan pelaku dengan harga Rp 1 juta sekali kencan dengan tiga kali main.

DR sendiri mengenal pelaku Feri juga lewat jejaring sosial FB.

"Dia (DR) awalnya mengeluh butuh uang untuk biaya anaknya yang kecil. Saya tawari untuk menemani pria yang memesan dan setuju," kata Feri di Mapolestabes Surabaya, Kamis (28/9/2017).

(Baca: Pemuda Bendul Merisi Surabaya Tawarkan SPG Lewat Facebook untuk Layani Pria Hidung Belang di Hotel)

Setelah itu, Feri pun mengunggah foto DR di grup FB. Jika ada yang berminat pesan, Feri langsung mengantar korban ke hotel yang sudah ditentukan pria yang memesannya.

Kepada penyidik, Feri mengaku baru sekali menawarkan korban lewat medsos. Korban juga setuju dan tidak merasa keberatan. Dari tarif Rp 1 juta sekali kencan, Feri mengaku mendapat bagian Rp 300 ribu.

"Tarif sekali kencan Rp1 juta dengan tiga kali main. Baru main sekali, polisi datang dan menangkap," aku Feri.

Seperti diberitakan sebelumnya, Feri ditangkap Unit PPA Polrestabes Surabaya saat menemani pria hidung belang di hotel POP Jl Diponegoro Surabaya, Rabu (27/9/2017). 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved