Pilgub Jatim 2018
Terkait Pilgub, Karang Taruna akan Dukung Figur yang Punya Visi Misi seperti ini
Menurut Ketua FPKT Jatim Agus Maimun, pihaknya masih terbuka ke seluruh bakal calon gubernur (bacagub).
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Parmin
SURYA.co.id | SURABAYA - Forum Pengurus Karang Taruna (FPKT) Jatim mendorong anggotanya untuk berpartisipasi aktif pada pilkada 2018.
Meski tak terlibat aktif sekalipun, karang taruna diharapkan dapat memberikan suara kepada salah satu calon potensial pada hari pencoblosan.
Menurut Ketua FPKT Jatim Agus Maimun, pihaknya masih terbuka ke seluruh bakal calon gubernur (bacagub).
"Karang Taruna sebenarnya tidak bisa mengusung apalagi memberangkatkan," ujar Agus pada acara pengukuhan pengurus FPKT Jatim di gedung Kesenian Cak Durasim, Senin (25/9/2017).
"Sehingga, nanti yang kami tunggu adalah visi dan misi calon yang kemudian tadi kami sampaikan bisa membawa aspirasi pemuda," lanjut Agus yang juga politisi PAN ini.
Sebelumnya, Agus menyebut visi dan misi lembaganya akan fokus membantu pemerintah menanggulangi tiga masalah kompleks di Jatim, yakni kemiskinan, kesenjangan ekonomi, dan sempitnya lapangan kerja.
Oleh karena itu, bakal calon gubernur yang ideal menurut FPKT harus selaras dengan visi dan misi tersebut.
Memiliki jumlah pengurus yang mencapai 180 ribu orang, Agus menyebut organisasinya memiliki potensi untuk mendukung salah satu calon.
Lebih lanjut, menurut Agus, pihaknya belum melakukan komunikasi apapun dengan calon manapun.
Meskipun demikian, pihaknya memberikan ruang kepada angotanya untuk memilih calon yang terbaik.
"Kami mendorong anggota karang taruna untuk memilah dan memilih calon yang nanti sangat dekat dengan visi dan misi karang taruna. Namun, secara organisasi, kami netral," ulasnya.
Sekalipun FKPT berada di bawah garis koordinasi Kementerian Sosial yang mana dipimpin oleh Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.
Yang mana, sejauh ini Khofifah juga masuk sebagi salah satu bacagub potensial.
"Kami kan juga belum tahu. Apakah Ibu Mensos maju (di pilgub)? Lalu, saat maju apakah memasukkan visi misi terkait kepemudaan? Kami kan belum tahu," ulasnya.
"Ini pertanyaan yang mendasar," jelasnya.