Kamis, 23 April 2026

Gunung Agung Meletus

Bila Gunung Agung Meletus, Bandara Juanda Siap Jadi Rute Pengalihan

Bandara Juanda Sidoarjo sudah siap dijadikan rute pengaliahan penerbangan, jika Gunung Agung di Karang Asem Bali meletus

Penulis: Fatkhul Alami | Editor: Cak Sur
surya/Faiq Nuraini
Bandara Juanda Surabaya 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bandara Juanda Sidoarjo sudah siap dijadikan rute pengaliahan penerbangan, jika Gunung Agung di Karang Asem Bali meletus. Kapan pun jika diminta, Bandara Juanda tinggal menjalankan.

Humas Angkasa Pura I Bandara Juanda, Febrian Prayogo menuturkan, pihaknya secara teknis sudah melakukang langkah dan kordinasi dengan adanya status awas Gunung Agung. Kordinasi dilakukan dengan pihak terkait di bandara Juanda. Seperti pengaturan dan kordinasi lalu lintas udara, BMKG, Koramil dan Polsek.

"SOP sudah siap. Segala sesuatu terkait status awas Gunung Agung sudah dibahas dan bandara Juanda sebagai salah satu bandara pengalihan rute ke Bali, jika terjadi erupsi," jelas Febrian, Sabtu (23/9/2017).

Menurut Febrian, sampai saat ini belum ada perintah pengalihan rute penerbangan menuju Bali dialihkan ke bandara Juanda atau bandara lainnya. Ia berharap rute penerbangan di semua bandara, termasuk Bali bisa berjalan secara normal.

"Layanan berjalan normal, tapi jika keadaan memutuskan pengalihan rute, kami sudah siap. Mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa," harap Febrian.

Selain bandara Juanda, ada beberapa bandara lain yang disiapkan jadi alternatif pengalihan rute penerbangan ke Bali. Seperti bandara Banyuwangi, Malang, Makassar dan Lombok. Bandara-bandara tersebut diminta memeprsiapkan diri jika sewaktu-waktu Gunung Agung meletus.

Febrian menerangkan, sampai saat ini aktivitas Gunung Agung yang berstatus awas belum berdampak pada penerbangan di Indonesia. Semua penerbangan masih berjalan normal di seluruh rute, termasuk ke Bali.

"Di Juanda sendiri, dari dan ke Bali masih seperti biasa. Belum ada dampak dan gangguan penerbangan," cetus Febrian.

Seperti diketahui, status Gunung Agung di Karengasem, Bali statusnya awas sejak, Jumat (22/9/2017) lalu. Sehingga guna mengantisipasi eskalasi fenomena alam, penerbangan menuju Bali sewaktu-waktu dialihkan ke bandara lain di Indonesia.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved