Minggu, 26 April 2026

Bule Belanda Mau Masuk Islam dan Dikhitan demi Nikahi Gadis Pemalang, Kisah Cintanya Unik

Sang ibu, Tarmidah menyatakan tidak masalah jika anaknya menikah dengan pria asing asalkan bahagia.

Editor: Musahadah
istimewa
Raymond dan Isti 

SURYA.co.id I PEMALANG - Pria Belanda, Raymond Vellekop, rela jauh-jauh datang ke Desa Pegiringan, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang demi mengejar cintanya.

Pria berusia 28 tahun ini hendak melamar gadis pujaannya, Isti Khumairoh (27).

"Raymond baru pertama kali ke Indonesia. Dia sengaja datang menemui orangtua saya," kata Isti di rumahnya, Rabu (20/9/2017).

Tiga hari lalu, Minggu (17/9/2017), Raymond tiba di rumah Isti setelah menempuh perjalanan Amsterdam-Jakarta.

Bule asal Rotterdam ini kemudian memperkenalkan diri kepada Romadhon (61) dan Tarmidah (56), orangtua Isti.

"Setelah bertemu orangtua saya, dia mantap untuk menikah," papar Isti.

Mereka berencana menikah pada awal tahun 2018.

"Kami harus mengurus surat- surat dan paspor dulu. Jadi kemungkinan (menikah) 2018. Saya juga akan menemui orangtua Raymond di Belanda," imbuhnya.

Sang ibu, Tarmidah menyatakan tidak masalah jika anaknya menikah dengan pria asing asalkan bahagia.

Satu yang terpenting, pria yang akan menjadi imam Isti dalam kehidupan ini harus seiman.

"Kalau kami sih tak apa-apa Isti nikah sama orang luar (negeri). Asalkan pria itu mau pindah agama," kata Tarmidah.

Raymond langsung memenuhi permintaan itu.

Senin (18/9/2017), dia dikhitan sebelum dituntun membaca dua kalimat syahadat.

"Tidak terpikir apa- apa sebelumnya, anak saya dapat bule. Saya hanya berdoa yang terbaik," ucap Tarmidah berkaca- kaca.

Pertemuan keduanya berawal dari dunia maya melalui situs kencan Asian Dating.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved