Berita Tulungagung

Juri Yamaha Riding Academy Berkreasi dengan Tantangan Chidori Balance

Empat pilon tersebut disusun berbentuk kotak, dengan masing-masing sisi sepanjang dua meter kali dua meter.

Juri Yamaha Riding Academy Berkreasi dengan Tantangan Chidori Balance
surya/david yohannes
Seorang siswa MAN 2 Tulungagung berusaha menakhlukkan chidori. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Lapangan basket yang luas di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tulungagung, memudahkan juri Yamaha Riding Academy (YRA) untuk berkreasi.

Tim juri dari YRA sengaja membuat rintangan chidori kali ini berbeda dari sebelumnya.

Ada empat blok chidori yang yang dibuat. Satu blok terdiri dari empat pilon.

Empat pilon tersebut disusun berbentuk kotak, dengan masing-masing sisi sepanjang dua meter kali dua meter.

Peserta diwajibkan berbelok di antara pilon yang disusun.

Peserta harus memperhatikan kecepatan motor, agar tidak menjatuhkan pilon.

Namun menurut Syahrian, salah satu peserta, tantangan chidori masih sangat mudah ditakhlukkan.

"Tinggal sebelum belok, ambil sudutnya agak lebar. Yang penting tenang pasti tidak akan menabrak," ujarnya.

Syahrian justru mengaku kesulitan di jembatan keseimbangan.

Lintasan lurus selebar 20 sentimeter dan sepanjang 20 meter ini menuntut ketenangan dan kesimbangan.

"Masalahnya kan di jembatan keseimbangan tidak boleh ngebut. Kalau ngebut kan malah enak menjaga keseimbangan," tambah Syahrian.

Sejauh ini kesalahan paling banyak ada di chidori balance.

Banyak siswa yang terpaksa menurunkan kakinya, karena salah mengambil sudut sebelum berbelok.

Sementara di jembatan keseimbangan, beberapa siswa memaksa berjalan sangat pelan.

Namun karena terlalu pelan, justru hilang keseimbangan sehingga roda motor terjatuh dari lintasan.

Penulis: David Yohanes
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved