Kamis, 23 April 2026

Berita Lamongan

Petugas Timpora Datang, Puluhan Tenaga Kerja Asing Ini Naik Pikap Nyaris 'Disembunyikan'

Saat masuk ke lokasi, puluhan TKA itu diangkut menumpang mobil pikap L300, hendak 'disembunyikan'.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Titis Jati Permata
surya/hanif manshuri
Para TKA asal Tiongkok yang digiring menuju ruang meeting untuk didata dan dicek surat - surat keimigrasiannya, Selasa (5/9/2017) 

SURYA.co.id | LAMONGAN - Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) bergerak cepat melakukan sidak di lokasi pembuatan kapal tangker PT Lamongan Marine Industry Paciran, Selasa (5/7/2017) siang.

Dari sidak tersebut, dari 34 tenaga kerja asing (TKA), ada 24 TKA yang Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT) tidak berlaku lagi alias sudah mati yang dikeluarkan Disdukcapil.

Dalam operasi Timpora kali ini, saat masuk ke lokasi, puluhan TKA itu diangkut menumpang mobil pikap L300, sekitar pukul 11.30 wib.

"Mau istirahat pak," ungkap HRD, Andi Rahman kepada petugas gabungan dari Timpora.

TKA asal Tiongkok saat hendak disembunyikan menggunakan mobil pikap L 300, Selasa (5/9/2017)
TKA asal Tiongkok saat hendak disembunyikan menggunakan mobil pikap L 300, Selasa (5/9/2017) (surya/hanif manshuri)

Tim curiga, kalau TKA yang berasal dari Tiongkok itu diduga hendak disembunyikan karena belum saatnya jam istirahat.

Puluhan TKA itu akhirnya diminta kembali ke Kantor PT LMI dan dimasukkan di ruang meeting untuk didata keabsahan surat kelengkapan keimigrasiannya.

Para WNA itu sama sekali tidak menunjukkan rasa takut dengan kedatangan Timpora.

TKA asal Tiongkok saat hendak disembunyikan menggunakan mobil pikap L 300, Selasa (5/9/2017)
TKA asal Tiongkok saat hendak disembunyikan menggunakan mobil pikap L 300, Selasa (5/9/2017) (surya/hanif manshuri)

Mereka tetap dengan penuh senyum dan menjawab santai semua pertanyaan petugas.

Saat ditanya paspor para TKA, HRD Perusahaan, Andi Rahman hanya bisa menunjukkan scan paspor.

"Kalau aslinya ada di di masing-masing TKA dan ada di mess," ungkap Andi Rahman.

Dari data foto kopi yang disodorkan perusahaan, diperiksa satu persatu tiga petugas imigrasi.

Ditanya mengenai keabsahan surat-suratnya, petugas Imigrasi Tanjung Perak Surabaya, Antonius Sihombing mengatakan semua surat- uratnya asli.

Para TKA asal Tiongkok yang digiring menuju ruang meeting untuk didata dan dicek surat - surat keimigrasiannya, Selasa (5/9/2017)
Para TKA asal Tiongkok yang digiring menuju ruang meeting untuk didata dan dicek surat - surat keimigrasiannya, Selasa (5/9/2017) (surya/hanif manshuri)

Untuk yang 24 orang menunggu proses Kartu Izin Tinggal Sementara (Kitas) dan kini sedang diproses."Dan tidak ada masalah," kata Anton.

Sementara terkait Izin Menggunakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) dan keimigrasian, semua sudah sesuai prosedur.

Kalau soal SKTT itu hanya terkait dengam Disdukcapil.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved