Bocah SD di Kota Batu Temukan Bayi Umur 3 Hari Tergeletak di Pinggir Jalan
Bocah SD di Kota Batu menemukan bungkusan besar yang membuatnya curiga. Saat bungkusan plastik itu dibuka, ternyata isinya adalah bayi. Ya Allah....
Penulis: Sany Eka Putri | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id | KOTA BATU - Masyarakat di sekitar Jl Melati, Pesanggrahan, Kota Batu, Senin (4/9/2017) siang mendadak gempar.
Kehebohan itu berasal dari ditemukannya sesosok bayi perempuan malang yang umurnya diperkirakan baru 3 hari.
Bayi perempuan itu ditemukan di dalam tas ransel yang terbungkus plastik besar warna hitam. Sementara penemunya adalah seorang bocah SD.
Sukamto, seorang warga sekitar mengatakan bahwa bocah SD penemu bayi itu curiga melihat ada tas kresek besar. Kecurigaan itu lantas disampaikan si bocah kepada warga yang dia temui di dekatnya.
"Anak ini juga curiga, lalu memanggil orang disekitar. Dan ketika dibuka isinya bayi mbak. Kaget semua dan mulai rame," kata Sukamto.
Saat ini bayi ini berada di RS Bhayangkara Hasta Brata di ruang bayi.
Saat berada di ruang bayi, terlihat ada 3-4 bidan yang menangani bayi berjenis kelamin perempuan tersebut.
Kasubbag Perencanaan dan Administrasi RS Hasta Brata, Ipda Dodik Bintoro mengatakan bayi itu dalam keadaan memburuk, karena tali pusar yang sudah hampir membusuk.
"Tali pusarnya ini sudah hampir membusuk. Sampai melibatkan 4 bidan untuk menangani bayi ini," kata Dodik.
Bayi perempuan mungil itu diperkirakan berusia 3 hari. Saat ditemukan bayi itu berada di trotoar dibungkus kresek besar dan dimasukkan ketas.
Di dalam tas itu ada selimut warna biru putih, dilapisi dua buah handuk warna putih dan dimasukan kedalam tas warna hitam serta dibungkus kresek warna hitam. Bayi itu sempat dikira sudah tak bernyawa, tetapi saat dibuka meskipun tidak menangis bayi tersebbut bergerak-gerak.
(Baca: Nekat! Setelah Memperkosa, Pria di Pamekasan Madura ini Melamar Korbannya ke Rumah. Akibatnya. . .)
Bidan rumah sakit tersebut harus ekstra hati-hati dalam menangani bayi itu. Karena bayi itu sempat panas badannya saat perawatan. Awak media juga tidak diperkenankan masuk saat tindakan perawatan.
Dodik mengatakan, bayi itu memiliki berat badan 2,9 kg dan panjang 49 cm. Sementara itu, sembari menunggu tindakan medis, di luar ruangan terlihat hampir ada 3 sampai 5 pasangan yang ingin mengadopsi bayi itu.
"Ya mbak saya ingin sekali mengadopsi bayi itu. Tapi ini masih berusaha menghubungi pihak Dinas Sosial," kata Munir, seorang pria yang mengaku ingin mengadopsi si bayi.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi bayi itu sudah membaik, bahkan Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto sempat menjenguk bayi itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ilustrasi-bayi-tabung_20170712_001119.jpg)