Kamis, 9 April 2026

Berita Banyuwangi

Modifikasi Motor Menjadi Ambulans, Jemput Orang Sakit di Medan Sulit

Motor dinas Puskesmas Sempu, Banyuwangi, dimodifikasi menjadi layaknya ambulans roda dua.

Penulis: Haorrahman | Editor: Titis Jati Permata
surya/haorrahman
Petugas kesehatan Puskesmas Sempu menggunakan motor untuk menangani warga yang membutuhkan layanan kesehatan. 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Motor dinas Puskesmas Sempu, Banyuwangi, dimodifikasi menjadi layaknya ambulans roda dua.

Motor ini digunakan petugas kesehatan puskemas menjemput warga yang membutuhkan layanakan kesehatan, utamanya di lokasi yang sulit dilalui roda empat.

"Sepeda motor ini merupakan inventaris Puskesmas. Kami modifikasi untuk dimanfaatkan mencari warga miskin yang sakit dan kesulitan untuk berobat," tutur Kepala Puskesmas Sempu, Hadi Kusairi, Sabtu (2/9/2017).

Armada motor ini diberi nama Pemburu Masyarakat Sakit (Pemburu MAS). Hadi mengatakan, di wilayah Sempu banyak masyarakat tinggal di persawahan dan perkebunan yang sulit dilalui oleh kendaraan roda empat.

"Dengan menggunakan roda dua petugas bisa lebih mobile, dan menempuh wilayah yang sulit dilalui roda empat," kata Hadi.

Motor pelat merah tersebut didesain layaknya ambulans.

Tampilannya dibranding dengan tulisan 'Pemburu MAS - Layanan Jemput Bola Puskesmas Sempu'.

Di bagian belakang motor terdapat box obat-obatan dan peralatan medis.
Motor itu juga dilengkapi lampu sirene yang bisa dihidupkan sewaktu-waktu saat keadaan darurat.

Serta handy talky (HT), agar memudahkan komunikasi untuk antisipasi tidak terdapat jaringan komunikasi.

Hadi mengatakan tiap hari motor ini berkeliling.

Puskesmas memiliki relawan aktif yang rutin melaporkan temuan mereka di lapangan.

"Kami memiliki relawan mulai dari pengurus RT/RW, kepala dusun, bahkan masyarakat umum. Mereka yang bertugas melaporkan apabila terdapat warga miskin yang membutuhkan penanganan kesehatan," ujar Hadi.

Mekanisme pelayanan motor ambulans ini, setelah menemukan atau mendapat laporan warga miskin sakit, motor ambulans mendatangi pasien.

Apabila penyakitnya tidak membutuhkan penanganan khusus, petugas langsung menangani di rumah pasien.

Apabila harus dibawa ke Puskesmas, petugas mengantar dan mendampingi pasien.

Tidak hanya untuk orang sakit, motor ambulans ini juga digunakan untuk konsultasi air susu ibu (ASI), apabila ada keluhan pasien tentang hambatan masalah menyusui.

"Kami juga melibatkan konselor ASI, apabila ditemukan pasien yang mengeluhkan hambatan menyusui," kata Hadi.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved