Rabu, 15 April 2026

Wortel China juga Pernah Ditanam di Kota Batu, Ini Pengakuan Para Petaninya

Jauh sebelum Bareskrim Mabes Polri menggerebek gudang penyimpanan wortel asal China di Surabaya beberapa hari lalu, wortel China sudah masuk Batu.

Penulis: Sany Eka Putri | Editor: Tri Mulyono
SURYA/SANY EKA PUTRI
Petani wortel di Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Batu menunjukkan hasil panen benih wortel impor yang gagal panen. 

SURYA.CO.ID, BATU - Jauh sebelum Bareskrim Mabes Polri menggerebek gudang penyimpanan wortel asal China di Surabaya beberapa hari lalu, benih wortel China ternyata sudah masuk ke Kota Batu yang terkenal dengan lahan pertaniannya yang subur .

Terungkap, banyak petani wortel di Kota Batu yang menanam benih impor.

Dari penelusuran SURYAMALANG.COM, beberapa petani wortel mengakui kalau pernah menanam benih wortel impor impor.

Seperti halnya di Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Saman (51), salah satu petani wortel di Kota Batu mengakui kalau baru-baru ini ia mendapatkan benih wortel impor.

Saman menyebut benih wortel itu asal Korea, namun, polisi memastikan bahwa benih wortel yang pernah ditanam petani Batu itu asal China bukan asal Korea.

"Saya bilang, kalau saya belum pernah menanam wortel dari luar negeri. Kalau gagal bagaimana? Dia orang Korea itu bilang tidak masalah. Baiklah saya coba menerima dan mencoba menanam," kata dia saat ditemui di lahan wortelnya, Minggu (16/7/2017).

Saat itu, ia tidak hanya diberi benih secara cuma-cuma, bahkan ia diberi beberapa biaya untuk perawatan.

Sayangnya, ketika selama proses tanam ini ternyata gagal.

Saat itu, benih wortelnya ini sudah keluar akarnya, tetapi cuaca tidak mendukung karena hujan lebat.

Belum lama kemudian, hujan berhenti dan cuaca panas. Lantas bibit wortel tersebut mati dan tidak bisa tumbuh.

Saman mengatakan, apabila berhasil, maka wortel tersebut akan dibeli si pemberi benih. Per kilogramnya dibeli sekitar Rp 10 ribu.

"Mahal harga segitu. Siapa yang tidak mau, kami hanya menanam. Tetapi kok gagal. Tidak cocok ditanam di Batu. Ya tidak saya teruskan," imbuhnya.

Saat ini, ia kembali menanam benih wortel lokal. Lagipula, benih wortel lokal saat panen lebih laku di pasaran.

Dan dari sisi bentuk, juga lebih bagus dan panjang.

Sumber: Surya Malang
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved