VIDEO - Desainer Tas Elegan dari Surabaya Siap Pameran di Rusia
LANGGANAN ISTRI PEJABAT DAN SOSIALITA. Galeri Huraira Leather Bag di belakang RS RKZ Surabaya akan pameran di Rusia.
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Yuli
SURYA.co.id | SURABAYA - Puluhan tas elegan tertata cantik di etalase sang desainer Siti Huraira di Jl Jambi nomor 3 Surabaya. Tidak seperti yang biasa ditemui di mal atau butik umum lainnya. Tas-tas itu sangat unik.
Tidak hanya tampak istimewa, namun tas dengan label Huraira Leather Bag (HLB) itu tampak berkelas. Namun hampir semua warna, corak dan desainnya begitu halus.
Saat Surya berkunjung ke galeri Huraira Leather Bag di belakang RS RKZ Surabaya itu, kesan berkelas tampak pada tas-tas buah karya Ira, sapaan akrab Siti Huraira. Coraknya begitu lembut.
Salah satu corak yang mendominasi etalase di galeri HLB adalah corak rumbai pada setiap tas. Bahkan gagang tas juga dibiarkan ada ikatan kulit yang juga terurai saling menyambung.
"Tas berumbai ini yang akan kami bawa ke Eropa. Di pameran fashion internasional Collection Premier Moscow 2017 ini saya mewakili Indonesia," ucap Ira, Jumat (18/8/2017).
Selain Ira ada lima perwakilan pelaku fashion, desainer, dan produsen Indonesia di pameran fashion terbesar di Eropa itu. Termasuk desainer kondang Itang Yunas.
Ira sengaja memilih tas berumbai karena ingin menunjukkan sentuhan Nusantara di mata internasional. Ibu dua anak ini mengusung tema "Water Fall" pada air terjun.
"Rumbai itu identik dengan kedinamisan. Rumbai ini merepresentasikan air terjun yang ada di Jatim," ucap sarjana hukum ini.
Meski sarjana hukum (alumni Universitas Islam Indonesia Yogyakarta), Ira yang hobi menggambar sejak SD ini jago desain tas. Dia tak percaya sendiri kalau hasil desainnya kini mendunia.
Di kalangan artis dan pejabat, brand HLB sudah sangat dikenal. Ani Yudoyono hingga istri Menteri kerap memakai tas bikinan arek Suroboyo ini. HLB juga kerap mewakili Jatim dan Indonesia di berbagai negara Asia.
"Saya baru dua tahun menekuni desainer dan bikin tas. Tapi haislnya saya tak percaya bisa begini. Kata orang-orang, bikinan saya tidak pasaran," ucap Ira.
Kini Ira dipercaya Kementerian Perindustrian mewakili Indoensia di pameran fashion di Rusia. Ira sangat yakin dengan mengusung tema Water Fall akan mendapat tempat di mata internaisonal.
Namun Ira yang menghormati kesempurnaan produk ini mengaku bahwa sebenarnya para mitra UKM dan perajin kulit serta penjahit kampung lah yang paling berjasa atas semua ini. Hingga hasil jahitan mereka akan sampai di Eropa.
HLB yang berdiri sejak awal 2015 ini semula hanya hobi Ira yang jago gambar dan desain. Dia ingin membalas kenang-kenangan Ibu Wakil Menteri tas tapi buatan sendiri. Jadilah Huraira Bag. Namun tas itu terus dipakai dan Huraira banjir order.
Termasuk ajang ke Eropa itu dan pameran-Pameran sebelumnya, Ira merekrut banyak penjahit kampung terpilih. Dia juga memberdayakan perajin kulit di pelosok-pelosok. Semua bahan tas HLB adalah kulit murni.