Senin, 11 Mei 2026

Cipo Agustusan

Hanya Tim yang Kompak Bisa Memindahkan Air ke Dalam Botol

susahkah memasukkan air ke dalam botol? bisa ya bisa tidak, tergantung seberapa kompak tim bekerjasama mengambil dan memasukkan air agar tak tumpah..

Tayang:
Editor: Tri Hatma Ningsih
handoko/citizen reporter
Lomba memindahkan air lomba agustusan di Kupang Gunung Timur Surabaya 

Reportase Handoko
Pegiat Literasi/Pendongeng/Pengelola Taman Bacaan Kasih Bunda RW 9 Pakis, Sawahan, Surabaya

 

KARANG TARUNA, k3crew, di RT 3/RW 6 Kelurahan Putat Jaya Surabaya, Minggu (30/7/2017), mengawali rangkaian kegiatan perlombaan menyambut hari ulang tahun ke 72 Republik Indonesia.

Dua lomba yang menarik dan unik yaitu kempit balon ambil bendera dilakukan secara individu. Lomba ini mengharuskan pesertanya untuk mengempit balon di antara kedua kakinya dan berjalan mengambil bendera untuk dimasukan ke dalam botol.

Sementara lomba memasukkan air ke dalam botol dilakukan beregu dengan tiga anggota. Orang pertama mengambil air dalam bak lalu dengan berjalan mundur air diberikan ke orang kedua yang ada di belakangnya. Selanjutnya orang kedua juga berjalan mundur menuju orang ketiga yang sudah menunggu di tempat yang telah ditentukan.

Setiap anggota tak boleh saling berhadapan saat memasukkan air ke dalam botol. Jika tak tepat sasaran, air yang sudah diambil susah payah bisa saja tumpah, membasahi peserta, dan botol tak kunjung penuh.

Di sinilah keunikan dan keseruan permainan ini. Kekompakan dana kerjasama tim dibutuhkan untuk menuntuaskan lomba yang juga dibatasi waktu ini.

Lomba yang digelar di kampung Kupang Gunung Timur 4a itu dipenuhi peserta anak-anak kelas 1 hingga kelas 6 SD. Antusias dan keceriaan mewarnai selama lomba berlangsung.

Kesenangan lomba agustusan yang membawa pesan moral, merayakan 72 tahun kemerdekaan Indonesia dengan tetap menautkan persatuan, kesatuan, dan kerjasama tim untuk mencapai kemenangan dan hasil yang maksimal. Itulah sejatinya inti aneka lomba yang digelar k3crew ini. Bukan sekadar lomba rutin 17 agustusan semata.

Juga sebagai ungkapan terima kasih kepada pendahulu bangsa yang mengorbankan nyawa demi kemerdekaan Indonesia. Merayakannya sekaligus mengingatnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved