Sabtu, 13 Juni 2026

Kuliner

VIDEO - Mencicipi Kuliner Bebek Ala Warung Tiga Putri

Surabaya surganya kuliner berbahan utama daging bebek. Salah satunya dapat dijumpai di warung bebek goreng Tiga Putri di kawasan Jemursari.

Tayang:
Penulis: Wiwit Purwanto | Editor: Eben Haezer Panca

SURYA.co.id | SURABAYA - Surabaya memang surganya kuliner dengan menu utama bebek. Di mana-mana, mulai dari pinggir jalan, depot rumahan hingga restoran dan hotel-hotel, menu ini pasti tersedia. 

Menariknya setiap hidangan bebek ini memiliki rasa dan ciri khas tersendiri, mulai dari proses memasak, penyajian hingga bumbu dan yang paling penting adalah sambal.

Begitu pula dengan Bebek Goreng Tiga Putri yang ada di kawasan Jemursari, selain rasa khas yang ditawarkan menu bebek di sini juga memiliki pelanggan setia yang selalu berkunjung bila kangen dengan menu bebek goreng.

"Ada bumbu rempah yang khas, nah ini yang banyak pelanggan setia makan lagi di sini," kata Mahfud, pemilik bebek Tiga Putri.

Selain bumbu rempah, sambal tomat yang selalu fresh juga menjadi daya tarik tersendiri bagi penikmat kuliner untuk datang lagi di depot ini.

"Bumbu rempahnya ini yang bikin sedap dan kangen untuk kesini," kata Wachid, yang sudah lama menjadi pelanggan bebek Tiga Putri.

Karyawan swasta yang berkantor di kawasan Margorejo ini bahkan selalu membungkus untuk dibawa pulang. " Anak anak suka, terutama bumbu rempah ini," katanya.

Selain bumbu rempah yang dibuat langsung oleh ibu mertuanya Siti Rofiah yang juga pencetus depot Bebek Tiga Putri. Kekhasan lain adalah potongan bebek di Tiga Putri ini tergolong berukuran besar menurut Mahfud, karena memang ia memilih bebek mentok yang besar yang disembelih.

"Bukan bebek yang warna coklat, tapi ini bebek mentok yang besar itu," jelasnya.

Selain dagingnya yang banyak, bebek mentok juga memiliki tekstur daging yang berisi tidak lembek.

"Jadi kandungan kolesterolnya juga sedikit," tukasnya.

Siang Ramai, Malam Tambah Ramai

Jangan kuatir kehabisan menu dan depot tutup, sejak awal berdiri bebek Tiga Putri ini buka nonstop, dari pagi hingga pukul 03.30. "Karena tambah malam tambah ramai," kata Mahfud.

Buka sampai pagi sengaja dilakukan karenania tak ingin mengecewakan pelangganya. Banyak pelangganya yang sering malam malam baru berkunjung.

Selain itu ia juga memberikan tempat dan menu yang pas bagi para pekerja malam.

"Kan waktu itu sulit untuk cari makan waktu malam hari, nah saya akhirnya buka sampai dini hari," ujar Mahfud yang generasi kedua bebek Tiga Putri.

Saat siang, jam ramai pengunjung adalah pada jam makan siang sementara malam hari pelanggan biasanya mulai berdatangan dari pukul 21.00.

Pelanggannya pun kini bukan dari kawasan Surabaya dan sekitarnya saja, tapi juga ada yang dari Malang hingga Jakarta.

Bebek Pedas Untuk Penyuka Pedas

Selain menu andalan bebek goreng juga ada menu penyetan seperti lele, mujahir, tempe, ayam goreng dan telor. Dan yang tak kalah nge'hits' adalah menu bebek pedas.

"Anak anak muda banyak yang suka bebek pedas," kata Mahfud.

Seperti menu bebek yang sudah ada, bebek pedas rasanya beda karena saat masak sudah diberikan bumbu pedas hingga menyerap ke dagingnya. Nah saat ada yang pesan baru bebek pedas ini di goreng sebentar.

Untuk bebek pedas seporsinya lengkap di patok Rp. 22.000, sedangkan untuk bebek goreng Rp.20.000. Menu lain untuk penyetan lele Rp 15.000 , ayam goreng Rp. 18.000.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved