Berita Surabaya
Saat Siswa SMA Melukis Bareng Calon Tentara Bule asal Amerika Serikat. . .
Mereka juga mengikuti kelas Bahasa Inggris, sembari membicarakan kebiasaan di sekolah satu sama lain.
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | SURABAYA - Puluhan siswa SMA Katolik Santo Stanislaus Surabaya melukis di kertas karton bersama Kadet The Reserve Officers Training Corps (ROTC) US Army di halaman sekolah, Selasa (2/7/2017).
Beberapa anggota taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) juga hadir di antara mereka.
Marcelicia Adeline (17), siswa kelas XII IPS bahkan menjadikan momen melukis tersebut untuk mengobrol bersama para calon pasukan tentara AS ini.
Hal ini menjadi kesempatannya karena bisa berbicara dalam jarak dekat setelah kegiatan futsal bersama.
“Pingin tanya langsung seperti apa kehidupan tentara di sana. Soalnya jarang ada bule tentara main ke sekolah,” jelasnya sambil menggambar awan, Selasa (1/8/2017).
Cecil, panggilan akrabnya sangat antusias melihat kegiatan bersama para tamu sekolahnya tersebut.
Bahkan saat kegiatan futsal ia terlihat menyemangati pertandingan yang berakhir seri.
Mereka juga mengikuti kelas Bahasa Inggris, sembari membicarakan kebiasaan di sekolah satu sama lain.
Lindsay Sopko (20), salah satu Kadet ROTC US Army mengungkapkan dirinya belajar banyak hal dalam kunjungannya di Surabaya.
Baginya memahami budaya di Indonesia cukup penting untuk dirinya yang akan melakukan perencanaan di US Army.
“Pasti ada shock budaya, tapi saya bisa memakluminya. Dan justru sangat tertarik dengan tradisi masyarakat,”ungkap wanita asal Virginia ini.
Ia bahkan merasa siswa di Surabaya sama halnya dengan siswa di tempatnya. Siswa memiliki kreativitas yang baik dan rasa toleransi yang tinggi.
Tim Thomai, trainer Kadet ROTC US Army menjelaskan ia membawa 32 kadet untuk mengenal budaya dan belajar perencanaan bersama AAL.
Dikatakannya, 32 siswanya berasal dari berbagai negara bagian dan kegiatan di sekolah menjadi upaya pengenalan budaya.
Selain mengenalkan budaya, nilai-nilai nasionalisme juga mereka pelajari. Bahkan Tim sangat tertarik dengan penerapan pancasila di Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/siswa-smak-santo-stanislaus_20170801_151806.jpg)