Rabu, 22 April 2026

Berita Sidoarjo

Dari Tiga Proyek Ambisius Pemkab Sidoarjo, Anggota Dewan Pilih yang Satu ini

"Kami menolak karena masih ada hal lain yang membutuhkan perhatian," kata Bambang, Kamis (27/7/2017).

Penulis: Irwan Syairwan | Editor: Parmin
surya/irwan syairwan
Suasana paparan di gedung DPRD Sidoarjo, Rabu (26/7/2017) malam. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Selain berbenturan dengan peraturan, ambisi Pemkab Sidoarjo membangun proyek-proyek prestisius pada perubahan anggaran (PAPBD) 2017 juga mendapat tentangan dari beberapa fraksi dewan.

Bambang Pujianto dari Fraksi Partai Gerindra mengatakan proyek-proyek prestisius itu terkesan dipaksakan.

"Nilai proyek-proyeknya fantastis, namun saat paparan, eksekutif tak menyerahkan hasil kajiannya. Kami menolak karena masih ada hal lain yang membutuhkan perhatian," kata Bambang, Kamis (27/7/2017).

Dari tiga proyek prestisius yang direncanakan, yaitu Gedung Terpadu (GT), instalasi pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa), dan RSUD Krian, Bambang lebih setuju pembangunan RSUD Krian.

Ia menilai adanya RSUD di kawasan barat itu sangat memberi manfaat ke masyarakat ketimbang dua proyek lainnya.

"Warga di wilayah barat biasanya ke RS di Mojokerto karena lebih dekat ketimbang harus ke RSUD Sidoarjo. Kalau ada RSUD Krian, layanan kesehatan bisa menjangkau seluruh wilayah Sidoarjo," sambungnya.

Anggota Fraksi PAN,Bangun Winarso, juga sependapat. Selain kesehatan, masalah mendesak Kota Delta adalah penanggulangan banjir, penjngkatan infrastruktur jalan, dan pendidikan.

Pelayanan administrasi wsrga masih bisa dilakukan seperti biasanya, namun untuk penanggulangan banjir, jalan, dan pendidikan, merupakan hal yang harus diutamakan.

"Jika empat hal itu (kesehatan, banjir, jalan, dan pendidikan) sudah terpenuhi, baru bisa melirik proyek lain," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved