Lapor Cak

Warga Keluhkan Tarif Parkir di Stasiun Gubeng, Parkir Inap Motor Rp 21.000, Mobil Rp 46.000

"Lha satu jam pertama tarifnya sudah naik. Parkirnya progresif. Meski bermobil kalau tarifnya segitu ya kemahalan," keluh Widyawati.

Warga Keluhkan Tarif Parkir di Stasiun Gubeng, Parkir Inap Motor Rp 21.000, Mobil Rp 46.000
surya/nuraini faiq
Rincian tarif Parkir yang belum lama dipasang di Stasiun Gubeng. 

Kemudian berlaku tarif progresif dengan setiap jam bertambah beban tarif Rp 1.000. Tarif maksimal tidak menginap Rp 9.000.

Namun, berlaku tarif 24 jam pertama atau menginap Rp 21.000. Jika ingin menginap berikutnya ditambah Rp 12.000.

Penumpang yang naik motor saat ditemui juga berhitung saat menjemput temannya.

Fita, salah satu dari mereka Saat ditemui sudah menghitung parkir Rp 6.000 karena empat jam berada di dalam stasiun bersama temannya.

Sugiarto, penumpang yang naik motor tiap hari kerja di Jombang menyayangkan mahalnya parkir di Stasiun Gubeng.

Tarif parkir ini bertolak belakang dengan semangat beralih ke transportasi massal.

"Masak saya menginap semalam dikenakan tarif 25.000 lebih. Pagi berangkat ke Jombang besoknya sore balik Surabaya," ucap Sugik.

Dia menuturkan bahwa tarif ini bisa mengurangi animo orang naik kereta api. Sebab jika ke luar daerah untuk bekerja akan berlaku tarif parkir mahal.

Para penumpang membandingkan dengan pakir di Terminal Purabaya yang tak berlaku progresif.

Menginap juga hanya Rp 5.000. Bahkan parkir di Stasiun Gubeng lebih mahal dari parkir di Bandara Juanda.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved