Rabu, 15 April 2026

Pemkot Surabaya

Risma Kurang Sreg terkait Hasil Pemilihan Calon Dirut PD Pasar, begini Tanggapan Ketua Bawas

Tiga nama calon dirut adalah Bambang Parikesit, Dwi Hari Suryadi, dan Muhammad Sunar telah diserahkan Wali Kota pada Kamis (13/7/2017).

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Parmin
surya/fatimatuz zahro
Rusli Yusuf 

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Ketua Badan Pengawas (Bawas) Perusahaan Daerah Pasar Surya (PDPS) Kota Surabaya Rusli Yusuf menyebutkan tiga nama calon direktur utama (dirut) hasil pemilihan tim bawas dan penguji sudah sesuai prosedur.

Tiga nama tersebut yang diserahkan ke wali kota Surabaya, Kamis
(13/7/2017).

Tiga nama calon dirut adalah Bambang Parikesit, Dwi Hari Suryadi, dan Muhammad Sunar telah diserahkan Wali Kota pada Kamis (13/7/2017). Nama-nama tersebut menurut Rusli berdasarkan urutan abjad.

"Nama-nama itu adalah hasil dari seleksi tim penguji. Penguji kemarin sudah melibatkan banyak pihak, ada dosen untag, konsultan dan juga praktisi," ucap Rusli pada Surya.co.id, Kamis (13/7/2017) sore.

Ia menyebutkan tiga nama yang terpilih memiliki background yang dinilai kapable untuk menangani pasar-pasar yang ada di Surabaya.

Yang pertama adalah Bambang Parikesit. Sebagaimana diketahui Bambang Parikesit kini menjabat direktur administrasi keuangan sekaligus menjabat sebagai pelaksana tugas dirut PDPS.

Berikutnya adalah Dwi Hari Suryadi. Sosok tersebut pernah menjabat sebagai direktur teknis PDPS. Dia juga pernah menjabat sebagai pelaksana tugas dirut PDPS tahun 2011.

"Kalau Muhammad Sunar itu dia dari praktisi. Beliau adalah pengusaha di bidang konstruksi," ucap Rusli.

Sedangkan untuk direktur administrasi keuangan terpilih adalah Amiranto. Dia adalah dosen Untag sekaligus mantan dirurt PO Mila Sejahtera. Kedua adalah Herman Budianto yang memiliki background menjadi dirut BPR Bangil.

Lebih lanjut ia sudah menerima permintaan Risma yang meminta untuk menyerahkan laporan kronologi rekruitmen sampai mengeluarkan tiga nama dirut dan dua nama direktur administrasi keuangan.

Ia menduga alasan Risma masih belum sreg dengan hasil yang diserahkan adalah karena ada laporan yang masih belum dilampirkan.

"Memang kami kemarin tidak melampirkan hasil komponen langsung dari penguji karena kami sudah merekap jadi kami melampirkan yang hasil rekapan," ucap Rusli. Padahal dalam rekap itu juga sudah ditandatangani oleh penguji.

Namun sore ini pihaknya akan menyerahkan hasil asli tulisan tangan dari penguji ke Pemkot. Agar Risma nantinya semakin yakin bahwa tidak ada yang ditutup-tutupi dan sistemnya terbuka.

Terkait isu adanya titipan partai, Rusli membantah. Di antara tiga nama itu memang ada nama Muhammad Sunar yang sempat menjadi pengurus partai PDIP.

"Tidak ada titipan. Siapa yang berani titip sama Rusli. Tiga nama yang dihasilkan ini murni pilihan dari penguji," tandasnya.

Menurutnya, ia tinggal menunggu keputusan wali kota. Pihaknya tidak bisa mengintervensi dan penentuan itu bergantung hak prerogratif dari wali kota.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved