Berita Surabaya
Operasi Pasien Tumor Otak dalam Keadaan Sadar, Seperti Ini Prosedurnya
Operasi ini dilakukan pada pasien berusia 24 tahun yang didiagnosa tumor otak.
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Titis Jati Permata
Namun, keberadaan tumor tersebut telah mengakibatkan pembengkakan otak di sekeliling tumor.
“Jaringan sekeliling tumor memang akan bereaksi dengan bengkak ini, makanya banyak fungsi yang berubah, seperti pengelihatan berpikir,” jelasnya.
Dr Teddy Apriawan SpBS, asisten dokter selama operasi menambahkan, operasi ini menjadi operasi pada pasien dalam keadaan sadar yang pertama kali dilakukan RSI Jemursari.
Beberapa tim yang terlibat dalam operasi ini di antaranya tim anestesi, tim intramotorik monitoring, dan tim bedah syaraf.
Anestesi yang memberikan bius untuk menidurkan pasien sementara selama persiapan operasi.
Tim intramotorik monitoring akan memasang semua alat untuk mengetahui fungsi gerakan, bahasa dan pusat-pusat emosi.
Terakhir tim bedah syaraf yang akan melakukan pengangkatan tumor dalam keadaan sadar.
“Setelah persiapan tim anestesi dan intramotorik monitoring selesai, pasien akan dibangunkan dan dimulai pengangkatan tumor. Jadi pasien sadar dengan kondisi kepala terbuka, dan tim intramotorik monitoring akan melakukan serangkaian tes untuk memastikan keadaan jaringan normal tidak terambil,”pungkasnya.
Usai proses pengambilan tumor, pasien akan kembali ditidurkan untuk proses penutupan luka operasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/prosedur-operasi_20170711_164023.jpg)