PPDB SMA dan SMK

PPDB Hari Kedua, Sekolah Zona Surabaya Pusat Sepi Peminat, ternyata ini Alasannya

Ketua Panitia PPDB SMAN 1 Surabaya Sunarko mengakui, tahun ini menjadi tahun paling sepi dari pada tahun-tahun sebelumnya.

PPDB Hari Kedua, Sekolah Zona Surabaya Pusat Sepi Peminat, ternyata ini Alasannya
surya/sulvi sofiana
Wali Murid mendatangi klinik pendidikan untuk mempertanyakan aturan PPDB SMA,Rabu (21/6/2017) 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) hari kedua, Selasa (4/7/2017) di sejumlah sekolah di Zona Surabaya Pusat terlihat sepi peminat.

Sekolah di Zona tersebut beberapa di antaranya merupakan sekolah yang juga dikenal sebagai sekolah kawasan, seperti SMAN 1, SMAN 2, dan SMAN 5. Sementara sekolah lain yang berada di zona ini yaitu SMAN 6 dan SMAN 9.

Di SMAN 1 Surabaya, hingga pukul 18.00, perkembangan jumlah pendaftarnya masih belum menunjukkan angka yang signifikan.

Dari total pagu yang tersedia sebanyak 211 kursi, pendaftar di SMAN 1 Surabaya baru mencapai 58 pendaftar dan pilihan kedua hanya 23 pendaftar. Hal serupa juga terjadi di SMAN 6 Surabaya.

Sekolah yang bersebelahan dengan gedung Grahadi itu menyediakan pagu sebanyak 243 kursi. Namun hingga memasuki hari kedua, jumlah pendaftar baru terhitung 85 siswa pilihan satu dan 42 siswa pilihan kedua. Tak terkecuali di SMAN 9 Surabaya yang termasuk dalam sekolah komplek ternyata juga masih sepi.

Jumlah pendaftarnya baru 97 siswa sebagai pilihan pertama dan 83 siswa di pilihan kedua.

Kepala SMAN 1, Johanes Mardijono mengungkapkan fenomena sepinya pendaftaran ini wajar terjadi. Sebab orang tua masih mengatur strategi agar bisa masuk ke sekolah negeri. Meskipun saat ini pagu SMAN 1 belum terpenuhi, dirinya yakin pagu akan tertutupi saat pendaftaran terakhir.

“Nanti tanggal 6 pagi pasti rame, pengalaman tahun lalu jalur reguler kan terpenuhi. Wajar saja sekarang masih sepi karena 22 sekolah online bersamaan,”lanjutnya.

Terkait perbedaan pendaftar antara SMAN 1,2 dan 5 menurutnya wajar terjadi. Karena siswa dengan NUN tinggi cenderung merasa aman mendaftar di SMAN 5.

“Zonasi itu kan sama dengan rayon dulu, cuma basisnya zona itu KK, kalau rayon sekolah asal (SMP). Yang nyerbu ke SMAN 5 itu yang yakin nilainya tinggi, 380, 370. Tetapi kalau 360 pasti bingung antara SMAN 5 atau SMAN 2, Kalau 350 pasti mikir SMAN 2 atau SMAN 1,”lanjutnya.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved