Gadis Ini Bernasib Tragis Gara-gara Orang Lain Bicara Bahasa Inggris Membingungkan
Vera Mole diduga langsung melompat karena mengira si instruktur mengatakan 'now jump' (lompat sekarang), padahal si instruktur bilang 'no jump'.
Penulis: Adi Sasono | Editor: Adi Sasono
SURYA.CO.ID - Komunikasi yang lancar menjadi sangat penting dan mutlak dibutuhkan di bidang apa pun.
Karena itu dibutuhkan bahasa yang sama dan standard agar komunikasi bisa berlangsung lancar.
Kesalahan pemahaman dalam komunikasi bahkan bisa berakibat fatal. Contohnya adalah kejadian di Spanyol.
Gara-gara instruktur bungee jumping yang buruk pengucapan bahasa Inggrisnya, seorang remaja putri tewas mengenaskan.
Baca: Empat Bocah Ini Letakkan Batu di Atas Rel Kereta Api, Alasannya Iseng, Duh!
Seperti dilaporkan Metro.co.uk, Selasa (27/6/2017), Vera Mole (17) asal Belanda, tewas dalam atraksi bungee jumping dengan instruktur seorang warga Spanyol.
Mengutip dokumen pengadilan, Metro menyebutkan, Mole diduga langsung melompat karena mengira si instruktur mengatakan 'now jump' (lompat sekarang).
Padahal si instruktur justru mengatakan 'no jump' (jangan lompat), tetapi karena pengucapannya yang buruk, maka terdengar sebaliknya.
Baca: Dua Jam, Sebanyak 9.100 Kendaraan Melintasi Simpang Mengkreng
Padahal saat itu, tali yang mengikat kaki Mole sama sekali belum diikatkan pada pengaman apa pun.
Maka, hidup Mole pun berakhir tragis, tewas di kaki jembatan Cabezon de la Sal, Cantabria, lokasi bungee jumping.
Kejadian tragis itu berlangsung pada 2015, namun baru disidangkan Juni 2017.
Hakim di pengadilan Cantabria, Spanyol bagian utara, menyebut bahasa Inggris si instruktur sebagai macarronico atau sangat buruk.
Baca: Trump Pilih Tak Gelar Buka Bersama, Begini Reaksi Tokoh Muslim AS
Kata hakim, mengingat bahasa Inggris-nya yang amat buruk, si instruktur seharusnya mengatakan 'don't jump' untuk menyatakan 'jangan melompat'.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/bungee-jumping-mematikan_20170627_104207.jpg)