Selasa, 21 April 2026

Pesona Ramadan

Masjid AL Falah Surabaya, Manajer Perusahaan hingga Bupati pernah Belajar Agama di Masjid ini

Masjid AL Falah adalah salah satu masjid di tengah kota. Tepatnya berada di Jalan Raya Darmo Surabaya.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Parmin
surya/wiwit purwanto
Ribuan jamaah salat Subuh berjamaah di Masjid Al Falah Surabaya, Sabtu (27/01/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Puluhan mobil bahkan lebih dari seratus mobil berjajar memenuhi tepi Jalan Raya Darmo Surabaya, Rabu (21/6/2017). Mendekati tiba waktu isya, mobil-mobil makin berjejal.

Kanan Kiri jalan raya itu penuh dengan kendaraan. Bahkan di gang jalan masuk Masjid AL Falah Surabaya lebih dulu penuh dengan mobil.

Mereka adalah para jemaah setia masjid ini. Selain hendak menunaikan salat Isya' berjemaah dan Tarawih, mereka juga hendak belajar ilmu agama.

"Kalau Tarawih ramai terus. Alhamdulilah dapat berkah. Rezeki saya," ucap salah satu penjaga parkir di tepi jalan Raya Darmo.

Masjid AL Falah adalah salah satu masjid di tengah kota. Tepatnya berada di Jalan Raya Darmo Surabaya. Berada di lahan seluas kurang lebih 2 hektare.

Masjid ini nyaris tak pernah sepi setiap hari. Apalagi saat tiba waktu salat, parkiran penuh dan meluber hingga jalan raya, terutama saat Ramadan begini.

Kenapa masjid ini Tak pernah sepi. Bahkan yang datang ke rumah Allah itu sebagian besar adalah kaum borjuis, bermobil.

Menurut Takmir Masjid AL Falah, Dian Nur Kuncoro, yang menarik dari masjid ini bukanlah bangunannya. Masjid ini sama dengan masjid lain dihiasi kubah masjid.

Begitu juga bagian dalam juga seperti umumnya dilapisi karpet. Namun masjid ini terkesan lebar karena tidak ada tiang penyangga di dalam masjid seperti masjid pada umumnya

Kanan kiri masjid sebagian besar berdinding kaca. Namun masjid ini seakan menjadi idola baru bagi warga mapan Surabaya.

"Banyak memang usia mapan, manajer perusahaan hingga pimpinan kantor banyak yang mengaji di sini. Namun belakangan juga banyak anak muda," kata Kuncoro.

Terutama para usia pensiun dan jemaah dengan karir mapan mempercayakan pendalaman agama di masjid tersebut. Selain belajar ilmu agama, kebanyakan mereka belajar Alquran.

Tercatat saat ini ada sekitar 4.000 santri dan jemaah di masjid tersebut. Ini membuktikan bahwa masjid ini mendapat kepercayaan masyarakat.

"Yang paling nyata adalah hasil infaq selama seminggu di masjid ini. Jika dulu di kisaran Rp 10 juta, saat ini tidak kurang Rp 50 juta terkumpul. Ini indikasi nyata kepercayaan jemaah," tambah Kuncoro.

Masjid Al Falah kini bahkan dikenal sebagai masjid modern dan melahirkan gaya hidup baru umat muslim. Terutama muslim yang eksekutif muda dan para pensiunan pegawai dan BUMN.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved