Minggu, 19 April 2026

Citizen Reporter Ramadan

Bazar Barang Bekas Berkualitas ala KB TKIT Nurul Fikri

tak ada yang sia-sia.. ketika seseorang tak lagi membutuhkannya, masih ada yang bisa memanfaatkannya dengan lebih baik .. maka, berbagilah kawan ...

Editor: Tri Hatma Ningsih
jamilatun heni mafuah/citizen reporter
Bazar barang bekas berkualitas 

Reportase Jamilatun Heni Marfu’ah
Pegiat literasi/Kepala KB-TKIT Nurul Fikri Sidoarjo

WARGA sekitar Sukodono Sidoarjo berjubel di halaman KB-TKIT Nurul Fikri Sidoarjo, Senin (5/6/2017). Suasana pagi yang berbeda dengan hari-hari biasanya. Anak-anak TK B  tak bermain di kelas, tetapi mereka berjajar di halaman sekolah menawarkan dagangan kepada pengunjung bazaar barbeku atau barang bekas berkualitas.

Pasukan seragam orange siap menebar senyum agar pengunjung senang. Meski bazar belum resmi dibuka, pengunjung sudah memadati halaman sekolah. Mereka tak sabar memilih barang yang akan dibeli.

“Saya tiba di sekolah pukul 08.00 pagi, namun sudah banyak calonpembeli yang datang. Saya membawa dua anak ke sini. Yang kecil masih saya gendong karena belum bisa berjalan. Dan yang satunya sudah SD,” ucap Nanik (35), warga Dusun Karangnoko.

Ia senang bisa membeli baby walker untuk putranya yang kecil. Meski si kakak minta dibelikan sepeda roda tiga, namun karena pembelian dibatasi maksimal dua barang, akhirnya si kakak memilih membeli tas agar bisa digunakan untuk sekolah.

Hingga pukul 10.00 WIB, calon pembeli masih membanjiri halaman sekolah. Mereka berdesak-desakan di  bawah tenda menghindari sengatan matahari. Warga antusias berbelanja barbeku mulai dari sepeda roda tiga, baby walker, magig com, peralatan sekolah (buku, tas, pensil, boneka, dan baju anak hingga dewasa. Harga terjangkau mulai Rp 3.000 sampai Rp 25.000.

Beda lagi dengan Sarah (5). Ia lebih memilih membeli dua boneka dengan harga Rp 3.000.  Digendong bonekanya dan ia pulang tersenyum bahagia bersama ibunya.

Barbeku sengaja dikumpulkan dari anak-anak KB-TKIT Nurul Fikri jauh-jauh hari sebelum Bulan Ramadan. Panitia menyotir barang yang layak dijual dan memberi label harga murah.

Selain itu 50 anak yatim dhuafa sekitar Sukodono yang berusia 3-8 tahun beserta pendampingnya dihadirkan ke sekolah untuk bersenang-senang mendengarkan dongeng di aula lantai 3 dan menerima bingkisan lebaran serta infaq shodaqoh.

“Dengan Ramadan ceria, kami ingin menumbuhkan kepedulian anak-anak Nurul Fikri kepada yatim dhuafa. Ramadan adalah momentum yang tepat untuk berbagi kepada yang membutuhkan yakni dengan aksi nyata memberikan bingkisan yang terbaik,” kata Heni, Kepala KB-TKIT Nurul Fikri.

“Selain itu bazar barbeku untuk masyarakat yang membutuhkan ini diharapkan masyarakat bisa memilih dan membeli barbeku sesuai kebutuhan mereka dan hasil penjualan akan didonasikan lagi untuk yatim dan dhuafa,” lanjutnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved