Breaking News:

Berita Surabaya

Taman Surya Kini Dilengkapi Alat yang Bisa Bicara, Penasaran?

Sebanyak 16 siswa tersebut diajak berkeliling. Setiap melintasi titik tertentu alat di blok Taman Surya itu akan berbicara dan memberi penjelasan.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Titis Jati Permata
surya/fatimatuz zahroh
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat mengajak siswa SDLB YPAB Tegalsari berkeliling Taman Surya, Rabu (31/5/2017). 

Dikatakan Risma, adanya alat ini adalah upaya pemkot untuk memberikan keadilan.

Pemkot membangun taman untuk warga Surabaya.

Namun ternyata anak-anak yang memiliki disabilitas tidak bisa melihat kurang bisa menikmati adanya taman yang dibuatkan pemkot.

Bahkan mereka, para siswa di SDLB Tegalsari ini cukup kebingungan saat Risma mencoba menjelaskan tentang bunga asoka yang ada di Taman Surya. Sebab ternyata mereka tidak dikenalkan apa itu warna.

"Ini upaya kami untuk bisa adil ke mereka. Kalau saya belum memberikan fasilitas seperti ini saya merasa berhutang. Tapi kenapa di Taman Surya, karena di sini securitynya juga lengkap, jadi aman," ucapnya.

Sebab investasi untuk alat ini juga dikatakan Risma tidak murah.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) Surabaya Eri Cahyadi mengatakan anggaran yang dikeluarkan untuk sensor alat bicara di Taman Surya ini tidak sampai Rp 200 juta.

"Nggak sampai Rp 200 juta. Total ada 14 alat sensor yang kita pasang. Tujuannya memudahkan anak-anak atau para disabilitas untuk bisa menikmati Taman Surya," ucap Eri.

Sementara itu Valen, salah satu siswa SDLB YPAB Tegalsari tampak antusias saat diajak Risma berkeliling taman.

"Bunga ashoka itu seperti apa sih," ucapnya.

Ia penasaran saat Risma menceritakan bunga itu bisa disesap madunya dan berasa manis.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved