Berita Surabaya
Sering Susah Tidur? Coba Resep Daun Putri Malu oleh Mahasiswa Surabaya ini
“Obat ini menunjukkan reaksinya setelah 10 sampai 15 menit dikonsumsi, maksimal 1 jam sudah tertidur,” jelasnya.
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Yuli
SURYA.co.id |SURABAYA – Gaya hidup mahasiswa dan pekerja kerap mengakibatkan gangguan tidur seperti insomnia. Hal ini juga dialami tiga mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah. Yaitu M Yusrii Ardiansyah, Zumrotin Firdaus dan Nisaul Khoiriyah.
Ketiganya merupakan mahasiswa aktif di Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya. Meskipun berasal dari jurusan yang berbeda ketiganya bertekad membuat penelitian melalui gerakan yang dicanangkan kampusnya, Gerakan Yuk Meneliti (GYM).
Gerakan ini menjadi wadah mereka untuk mempunyai satu kegiatan bersama lintas keilmuan kuliah mereka. Zumrotin dari jurusan pendidikan Biologi dibantu Yusrii dan Nisaul dari jurusan pendidikan Bahasa Indonesia terinspirasi untuk menjadikan insomnia mereka sebagai penelitian.
Berbekal studi literasi, mereka menemukan daun Putri Malu (Mimosa pudica) yang selama ini dikenal sebagai tumbuhan liar memiliki kandungan oksigen yang baik untuk relaksasi tubuh.
“Kami meramu tumbuhan putri malu ini menjadi Obat Herbal lmsomnia (OBH),” jelas Zumrotin pad SURYA.co.id, Sabtu (27/5/2017).
Dikatakannya, ramuan putri malu cara alami atasi insomnia karena mengandung melatonin yang mampu memberikan efek sedatif (penenang), biasanya obat ini dijadikan minuman yaitu berupa teh.
Mereka berinovasi dengan membuat ramuan yang lebih efektif dengan menambahkan berbagai bahan herbal.
“Kami menganalisanya, meskipun sudah dikeringkan masih ada kandungan oksigen pada daun putri malu. Dan agar lebih efektif kami ramu dengan bahan alami lain,”tambahnya.
Ramuan OBH ini dicampurkan dengan berbagai bahan herbal yang teruji manfaatnya, seperti gingseng, jahe dan madu. Berbeda dengan bahan tambahan yang sudah awam ditemukan, ketiga mahasiswa ini harus mencari daun putri malu ke semak-semak atau lapangan kampung yang ada di Surabaya.
Untuk membuat OBH ini, lanjutnya, daun putri malu kering direbus selama 2 jam hingga warna air rebusan berubah coklat. Baru kemudin ditambahkan Gingseng, Jahe, gula, dan Madu.
“Airnya ditunggu hingga berkurang menjadi setengahnya, setelah dingin tiggal disaring,” lanjutnya.
Meskipun nampak sederhana, Zumrotin dan kawan-kawannya telah menguji ramuan buatan mereka. Mulai dari uji laboratorium makanan, zat anti racun pada mencit (tikus kecil) dan pada manusia.
“Setelah teruji aman untuk dikonsumsi dan bebas racun dengan adanya aktivitas normal setelah mencit mengkonsumsinya. Kami mencobanya. Totalnya 7 orang bersama teman kami yang lain,” tambah Yusrii.
Dikatakan Yusrii, dari pengamatan reaksi pada beberapa pengujian. Ditentukan untuk konsumsi OBH paling ideal 1 sampai 2 sendok makan setiap hari atau ketika dibutuhkan 1 jam sebelum tidur
“Obat ini menunjukkan reaksinya setelah 10 sampai 15 menit dikonsumsi, maksimal 1 jam sudah tertidur,” jelasnya.
Kedepannya, ketiga sekawan ini ingin mematenkan temuannya agar bisa diteliti lebih lanjut. Bahkan jika memungkinkan ingin diproduksi secara massal jka sudah menemukan standar yang teruji.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/tumbuhan-putri-malu-menjadi-obat-herbal-lmsomnia-ohi-di-kampus-universitas-muhammadiyah-surabaya_20170527_215329.jpg)